Senin 17 Apr 2023 10:44 WIB

Warga: Banyak Jalan Rusak di Lampung Itu Fakta!

Jalan ruas Rumbia sempat viral, jalanan aspal berubah menjadi kubangan lumpur.

Jalan Ruas Rumbia, Lampung, viral pada Februari 2023 lalu.
Foto: Tangkapan Layar/Youtube Lampung TV
Jalan Ruas Rumbia, Lampung, viral pada Februari 2023 lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masalah banyaknya jalan rusak di Provinsi Lampung dinilai sebagai sebuah fakta. Sebelum Bima Yudho viral, sudah banyak pihak, termasuk netizen yang menyoroti seputar jalan rusak, terutama di pelosok daerah. 

"Ya kalau jalan rusak di Lampung itu ya fakta, apalagi di jalan provinsi dan kabupaten," ujar seorang warga Bandar Lampung, Yudi, kepada Republika.co.id, Senin. 

Baca Juga

Beberapa jalan rusak, kata dia, merata seperti di daerah Mesuji, Tulang Bawang, Way Kanan, serta sejumlah daerah lainnya. Beberapa wilayah, seperti di Rumbia, Lampung Tengah, bahkan pernah viral di media sosial. Jalan ruas Rumbia berubah dari aspal menjadi kubangan lumpur. 

Pun, misalnya, di Jalan Penghubung Sekampung, Lampung Timur yang juga seperti kubangan. "Informasi yang saya terima ini sekarang katanya lagi dalam proses perbaikan," kata pria yang kerap melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Lampung itu.  

 

Menurut Yudi, perbaikan jalan yang terjadi di Lampung kerap sekadar tambal sulam sehingga gampang rusak kembali. Jalan juga tidak diperbaiki secara merata. "Ya bagus kalau sekarang banyak yang disorot, termasuk kehidupan pejabatnya." 

Sebelumnya pegiat medsos Bima Yudho membuat paparan dengan mengambil judul “Alasan Lampung Gak Maju-maju”. Meski menjadi sorotan publik, pemaparan Bima pada video berdurasi 3 menit 28 detik tersebut justru banyak dibela netizen.

"Presentasi kali ini tentang alasan kenapa Lampung tidak maju-maju dan malah banyak warganya yang bekerja di luar daerah atau bahkan ke luar negeri," kata Bima dalam unggahannya, Rabu (12/4/2023).

Dalam pengakuannya, Bima sendiri berasal dari Lampung dan saat ini masih sebagai pelajar di Australia.

Bima mengkritik Lampung tidak maju-maju soal infrastruktur (jalan) yang banyak rusak dan tidak laik untuk jalan. Menurut dia, dalam satu kilometer jalan rusak, satu kilometer lagi rusak. Selain itu, banyak jalan di Lampung yang tambal sulam.

Menurut dia, infrastruktur khususnya jalan paling umum untuk mobilisasi ekonomi. “Tapi, jalan-jalan di Lampung tuh satu kilometer bagus, satu kilometer rusak,” ujarnya.

Baca juga : Gindha Ansori, Pengacara Gubernur Lampung yang Laporkan Bima ke Polda

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement