Kamis 23 Mar 2023 16:22 WIB

Sahur Pertama Dilalui Sukamta Bersama Warga Miskin

Bupati Sukamta ajak anak istri sahur di rumah warga miskin.

Bupati Sukamta (peci putih) bersama istri dan anak melakukan sahur pertama Ramadhan tahun ini, di rumah warganya yang miskin, di Kelurahan Angsau. Tanah Laut.
Foto: istimewa/doc humas
Bupati Sukamta (peci putih) bersama istri dan anak melakukan sahur pertama Ramadhan tahun ini, di rumah warganya yang miskin, di Kelurahan Angsau. Tanah Laut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bupati Tanah Laut Sukamta menjalani sahur pertama Ramadhan tahun ini, dengan santap sahur bersama warga miskin di Jalan Parit Baru, RT 20 RW 07, Kelurahan Angsau, Tanah Laut. Didampingi istri dan anaknya, Sukamta menikmati makan sahur di rumah Marsella, yang dihuni lima bersaudara.

Dalam siaran pers disebutkan, kedatangan orang nomor satu di Tanah Laut itu di luar protokoler, sehingga kepala desa, camat, dan lainnya, tidak mengetahui kegiatan itu. Sukamta mendadak sudah berada di depan gubuk milik Marsella (26 tahun). Ia adalah salah satu mualaf yang secara ekonomi kurang mampu. 

“Saya memang sengaja diam-diam datang, biar tahu apa saja yang dipersiapkan warga saya yang kurang mampu itu saat sahur. Ternyata betul, mereka tak punya banyak menu, kecuali nasi dan tempe sekadarnya. Beruntung, saya datang membawa makanan buat sahur,” kata Sukamta, Kamis (23/3).

Sukamta sengaja mengajak anak dan istrinya ke gubuk itu. Tujuannya, memberi pesan penting kepada keluarganya bahwa di luar sana masih banyak orang yang  hidupnya susah. Bupati yang kini menjadi kader PDI Perjuangan itu mengungkapkan, jangan sampai dirinya aktif mengampanyekan kepeduliaan dan kepekaan sosial, tapi keluarganya hidup bermewah-mewah.

 

Kegiatan seperti ini, menurut Sukamta, juga penting buat contoh aparat di bawahnya, seperti para kepala dinas dan lainnya. Mereka harus memiliki spirit kepedulian dan kepekaan yang sama.

Marsella mengaku sangat terharu dengan kedatangan Sukamta. Terlihat beberapa kali Marsella menyeka air mata, saat pemimpin yang ia idolakan itu tiba-tiba sudah berada di depan rumahnya. 

“Saya seperti bermimpi. Kok mau Pak Bupati datang ke gubuk saya. Saya benar-benar terharu karena tidak menyangka Pak Bupati mau datang. Apalagi, beliau juga mengajak anak dan istrinya untuk makan sahur bersama,” katanya.

Terlebih, lanjut dia, Sukamta menyantap makanan sahurnya dengan lahap. Sekalipun gubuknya berantakan dan bau macam-macam.  “Saya ingin mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya. Saya berdoa kepada Allah, semoga Pak Sukamta selalu dibukakan pintu berbagai kemudahan, kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan dalam menjalankan misinya sebagai bupati," kata Marsella.

Menurut Marsella, ke depan itu butuh pemimpin seperti Sukamta yang tidak saja merakyat, tetapi juga sangat peduli kepada rakyatnya. “Saya kira ke depan, Pak Sukamta itu sangat layak jadi gubernur. Rakyat rindu punya pemimpin seperti beliau,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement