Jumat 10 Mar 2023 18:58 WIB

Jawab Tantangan Menkes, Binawan Kirim Perawat ke Singapura

Menkes Budi Sadikin pernah menyinggung, seakan perawat sebatas 'pesuruh' dokter.

Para perawat Indonesia mengikuti tes batch 2 untuk bisa bekerja di Singapura.
Foto: Dok Binawan
Para perawat Indonesia mengikuti tes batch 2 untuk bisa bekerja di Singapura.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjawab keresahan yang pernah diutarakan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tentang kesenjangan profesi antara dokter dan perawat di Indonesia. Budi menganggap, budaya di Indonesia seakan-akan perawat sebatas 'pesuruh' dokter. Berbeda dengan di klinik Singapura, mereka 'working as a team' dan perawat menjadi lini utama dalam penanganan pasien sebelum sampai ke dokter.

Direktur Binawan Inti Utama, Adrie Nelwan, menerangkan, satu-satunya cara mengubah mindset perawat di Indonesia adalah dengan cara mengirimnya untuk bekerja di luar negeri. Tujuannya agar perawat terpapar budaya sistem kerja dan pelayanan kesehatan internasional.

Adrie menilai, perawat Indonesia memiliki kompetensi unggul dan dapat bersaing untuk bekerja di luar negeri. "Benefit yang didapatkan tidak hanya kesejahteraan finansial, tetapi meningkatnya kompetensi dan berkolaborasi menjadi satu tim yang profesional dalam menangani pasien," kata Adrie di Jakarta, Jumat (10/3/2023).

President Director of Binawan Group, Said Saleh Alwaini menjelaskan, dalam tiga bulan terakhir, Binawan telah meloloskan 133 peserta dari target 1.100 perawat pada 2023. Para perawat akan dikirim ke Singapura. "Sebanyak 37 peserta batch 1 sudah siap diberangkatkan, sedangkan 96 peserta batch 2 sudah melaksanakan SNB Exam di Jakarta," ucapnya.

Kegiatan batch 2 dihadiri langsung oleh Atase Ketenagakerjaan KBRI untuk Singapura Tantri Darmastuti, Director of Healthcare Manpower, Ministry of Health Holdings (MoHH) Singapore Liem Yew Kan, dan perwakilan tim MOHH Singapore yang dilaksanakan di Binawan Training Center, Jakarta Timur pada 5-7 Maret 2022. Dalam rangkaian tes tersebut, jika kandidat lolos wawancara maka dilanjutkan mengikuti ujian Singapore Nursing Board (SNB Exam) di Jakarta.

Data dai Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah perawat di Indonesia mencapai 633 ribu orang pada 2022. Angka itu naik dibandingkan pada 2021 sebanyak 511.191 perawat. Selain program Singapura, Binawan telah memberangkatkan perawat dan bidan ke luar negeri, seperti Inggris, Australia, Arab Saudi, dan Kuwait.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement