Kamis 09 Mar 2023 22:39 WIB

Jalan Rangga Gading Suryakencana Disulap Jadi Sentra Kuliner Bogor

Pemkot Bogor mentransformasikan Suryakencana, Rangga Gading menjadi sentra kuliner.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Bilal Ramadhan
Pemkot Bogor dan Grab Indonesia meresmikan Jalan Rangga Gading, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor menjadi kawasan kuliner legenda di Kota Bogor, Kamis (9/3/2023). Pemkot Bogor mentransformasikan Suryakencana, Rangga Gading menjadi sentra kuliner.
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Pemkot Bogor dan Grab Indonesia meresmikan Jalan Rangga Gading, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor menjadi kawasan kuliner legenda di Kota Bogor, Kamis (9/3/2023). Pemkot Bogor mentransformasikan Suryakencana, Rangga Gading menjadi sentra kuliner.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Jalan Rangga Gading, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor diresmikan menjadi kawasan kuliner legenda di Kota Bogor. Diubahnya Jalan Rangga Gading menjadi sentra kuliner termasuk dalam transformasi kawasan pecinan Suryakencana.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengatakan ada 25 pedagang kuliner yang pindah ke Jalan Rangga Gading. Dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerja sama dengan Grab Indonesia, mengubah tempat berdagang mereka menjadi lebih layak.

Baca Juga

“Pedagang yang biasanya di sini kiosnya seadanya ini kami bantu sehingga bisa menjadi lebih layak, lebih rapi, bersih dan cantik. Kami berharap ini bisa menjadi daya tarik baru bagi warga sekitar dan pencinta kuliner Bogor,” kata Bima Arya ketika ditemui Republika di lokasi, Kamis (9/3/2023).

Lebih lanjut, Bima Arya menyebutkan, pedagang kuliner yang ada di sentra kuliner Rangga Gading ialah mie ayam, es doger, siomay, batagor, dan kue-kue basah. Dimana para pedagang ini sudah berjualan selama puluhan tahun.

Ke depan, kata dia, akan dipastikan kawasan kuliner ini berkembang. Seperti bisa melayani pembayaran lewat QRIS, serta bisa melayani pemesanan makanan melalui Grab Food.

Selain sentra kuliner, ada juga shelter Grab yang bisa digunakan oleh seluruh sopir Grab. “Nanti ada beberapa tenda yang akan kami jadikan kios-kios baru, ada beberapa tenant ini masih sementara. Nah ini yang menjadi kios,” sebutnya.

Direktur Bisnis Grab Indonesia, Iki Sari Dewi, menjelaskan pihaknya sengaja merevitalisasi sentra kuliner lokal di Kota Bogor agar produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa lebih menarik. Serta bisa menarim wisatawan.

Menurut Iki, langkah ini merupakan komitmen Grab Indonesia untuk terus mendukung dunia UMKM. Mengingat di Kota Bogor juga banyak pedagang UMKM, seperti di kawasan Suryakencana.

“Bukan hanya makanan, tadi juga ada yang jualan sembako, kueakue basah. Jadi Grab itu memang mempunyai komitmen untuk membanti UMKM dan ini salah satu caranya dari banyak cara yang kita lakukan,” jelas Iki.

Ia menambahkan, produk UMKM di sentra kuliner Rangga Gading juga bisa dibeli secara daring melalui Grab Food dan Grab Kios. Pihak Grab juga mengajarkan para pedagang teknik marketing di toko daring, agar kuliner legendaris yang dijajakan semakin mudah didapatkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement