Senin 20 Feb 2023 12:44 WIB

Gagal Ginjal Akut di Jabar, Menkes: Dugaan Sementara Infeksi

Menkes sebut kasus gagal ginjal di Jawa Barat dugaan sementara karena infeksi.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Bilal Ramadhan
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin
Foto: Republika/Nawir arsyad akbar
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya sedang mengkonfirmasi lebih lanjut menyoal kasus diduga Gagal Ginjal Akut Pada Anak (GGAPA) yang terjadi di Jawa Barat. Menurut dia, dugaan sementara tidak mengarah pada kasus gagal ginjal akut.

“Dugaan sementara sepertinya infeksi,” kata Budi kepada awak media di Jakarta, Senin (20/2).

Baca Juga

Dia menjelaskan, alasan tersebut karena kondisi yang langsung menurun setelah diberi obat Fomepizole. Padahal, jika gagal ginjal akut, kata dia, biasanya kerap tidak beraksi saat diberi obat anti infeksi tersebut.

“Ini dikasih obat-obatan anti infeksi langsung turun. Jadi kemungkinan teman-teman di RSCM itu masih lihat, ini sepertinya bukan gagal ginjal akut,” kata dia. 

Namun demikian, Budi menjelaskan, pihaknya masih akan menunggu data lab lebih jauh. Hal itu, mengingat uji lab, data darah, hingga data obat-obatan yang dikirim ke RSCM masih diuji.

“Senin ini keluar datanya,” ucap dia.

Diketahui, di Jawa Barat, terdapat laporan gagal ginjal akut meski belum diketahui apakah terkait dengan ratusan anak yang tercemar etilen serta dietilen glikol atau tidak. Berdasarkan penyataan Dinkes Jawa Barat, sampel yang ada telah diserahkan kepada Pemerintah Pusat untuk diketahui lebih lanjut.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement