Senin 30 Jan 2023 20:31 WIB

PKS Pastikan Dukung Anies Capres, Demokrat: Kami Ingin Hadirkan Poros Alternatif

Demokrat mengucapkan terima kasih kepada PKS.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Andri Saubani
Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Mohamad Sohibul Iman (ketiga dari kiri), Juru Bicara Tim Kecil Koalisi Perubahan Sudirman Said (keempat dari kiri), Sekjen Demokrat Tengku Riefky Harsya (kedua dari kiri), dan jajaran PKS dalam konferensi pers tentang dukungan Anies Baswedan sebagai calon Presiden 2024 di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (30/1/2023).
Foto: Republika/Eva Rianti
Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Mohamad Sohibul Iman (ketiga dari kiri), Juru Bicara Tim Kecil Koalisi Perubahan Sudirman Said (keempat dari kiri), Sekjen Demokrat Tengku Riefky Harsya (kedua dari kiri), dan jajaran PKS dalam konferensi pers tentang dukungan Anies Baswedan sebagai calon Presiden 2024 di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (30/1/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya mengapresiasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah menyatakan secara resmi mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres). Sikap tersebut merupakan wujud komitmen bersama Partai Nasdem dan PKS untuk menghadirkan poros alternatif.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PKS. Tentu kami ketiga partai ini intinya ingin memberikan sebuah poros alternatif, harapan publik," ujar Riefky di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (30/1/2023).

Baca Juga

Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS memiliki niat mengusung sosok capres yang diinginkan publik. Sosok tersebut dinilainya ada dalam diri Anies yang dinilainya dapat membawa perubahan dan perbaikan.

"Niat baik kami adalah rekonsiliasi untuk dapat memperjuangkan seorang tokoh, seorang tokoh, hak untuk dipilih, dan tentunya kepada masyarakat Indonesia juga hak untuk memilih," ujar Riefky.

 

Harapannya, Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS segera mendeklarasikan koalisi untuk pengusungan Anies. Apalagi, ketiga partai telah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen.

"Semua itu nanti akan diformalitas oleh tiga ketua umum untuk mendatangi keputusan bersama, meresmikan Bapak Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang diusung oleh tiga partai," ujar Riefky.

"Semoga ikhtiar politik kami ini, mohon doanya kepada rakyat Indonesia juga dapat diaminkan. Mohon doanya kepada rakyat Indonesia," sambung Wakil Ketua Komisi I DPR itu.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Mohamad Sohibul Iman telah berkonsultasi dengan Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Al Jufri di Istanbul, Turki. Hasilnya, PKS secara resmi mengusung Anies Baswedan sebagai capres pada 2024.

"Sebagaimana yang ditunjukkan dalam tim kecil koalisi partai-partai pendukung Anies Rasyid Baswedan, PKS konsisten menjadi bagian dari partai-partao pengusung Anies Rasyid Baswedan tersebut di Pilpres 2024. Sehingga koalisi ini memenuhi presidential threshold 20 persen," ujar Sohibul.

Pesan kedua, PKS akan menyampaikan deklarasi dukungan secara resmi kepada Anies dalam rapat kerja nasional (Rakernas) PKS pada 24 Februari 2023. Rakernas tersebut akan digelar bersamaan dengan Rapat Majelis Syura PKS.

"Tidak tertutup kemungkinan akan terjadi percepatan sesuai dinamika politik yang berkembang, terutama setelah Ketua Majelis Syura PKS dan Presiden PKS kembali ke tanah air pada 3 Februari 2023," ujar Sohibul.

 

photo
Anies Siap Menjadi Calon Presiden 2024 - (infografis republika)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
كَانَ النَّاسُ اُمَّةً وَّاحِدَةً ۗ فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيّٖنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ ۖ وَاَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ اِلَّا الَّذِيْنَ اُوْتُوْهُ مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنٰتُ بَغْيًا ۢ بَيْنَهُمْ ۚ فَهَدَى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِاِذْنِهٖ ۗ وَاللّٰهُ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Manusia itu (dahulunya) satu umat. Lalu Allah mengutus para nabi (untuk) menyampaikan kabar gembira dan peringatan. Dan diturunkan-Nya bersama mereka Kitab yang mengandung kebenaran, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Dan yang berselisih hanyalah orang-orang yang telah diberi (Kitab), setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka sendiri. Maka dengan kehendak-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka yang beriman tentang kebenaran yang mereka perselisihkan. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.

(QS. Al-Baqarah ayat 213)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement