Jumat 18 Nov 2022 17:41 WIB

Polisi Ungkap Posisi Empat Jasad di Perumahan Citra Garden Kalideres

Polisi menemukan fakta baru dalam kasus penemuan empat jasad di Kalideres itu.

Rep: Ali Mansur/ Red: Teguh Firmansyah
Polisi membuka garis polisi pada TKP penemuan empat jasad di Perumahan Citra Grand Extension, Kalideres, Jakarta, Rabu (16/11/2022). Tim gabungan dari Inafis Polri, Puslabfor Bareskrim Polri, Dokter Forensik, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat melakukan olah TKP untuk menyelidiki kasus penemuan empat jasad yang tewas mengenaskan. Republika/Putra M. Akbar
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Polisi membuka garis polisi pada TKP penemuan empat jasad di Perumahan Citra Grand Extension, Kalideres, Jakarta, Rabu (16/11/2022). Tim gabungan dari Inafis Polri, Puslabfor Bareskrim Polri, Dokter Forensik, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat melakukan olah TKP untuk menyelidiki kasus penemuan empat jasad yang tewas mengenaskan. Republika/Putra M. Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya membeberkan posisi empat jasad yang merupakan satu keluarga pada saat ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di sebuah rumah di perumahan Citra Garden Extension 1, Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis (10/11) lalu. Salah satu korban ditemukan tewas di atas sofa yang ada di dalam rumah dengan pagar besi tinggi tersebut.

“Dua orang meninggal tempat tidur, satu di lantai dan satu di kursi sofa. Dua laki-laki dan dua perempuan,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (18/11).

Baca Juga

Hanya saja Zulpan tidak membeberkan lebih rinci, korban atas nama siapa yang ada di atas sofa, di lantai dan di tempat tidur tersebut. Sejauh ini, pihak penyidik baik dari Polres Jakarta Barat, maupun Polda Metro Jaya belum dapat memastikan penyebab kematian dari empat orang korban. Namun pihaknya telah menemukan titik terang untuk mengungkap kasus kematian satu keluarga tersebut.

“Sehingga kita ingin agar mengungkap tabir kematian satu keluarga di kalideres itu bisa diungkap scientific crime investigation. Jadi memang memerlukan kehati-hatian jadi belum bisa disampaikan dulu ya,” terang Zulpan.

 

Lanjut Zulpan, dalam perkembangan penyelidikan, pihaknya menemukan fakta baru. Bahwa dua orang korban pasangan suami istri, Rudiyanto Gunawan dan Margareth Gunawan ternyata memiliki tiga orang anak. Jadi dengan demikian, Dian yang juga korban bukan anak tunggal di keluarga tersebut.

Zulpan mengatakan, saat ini penyidik terus mendalami penyebab kematian korban dengan memeriksa sejumlah saksi. Termasuk kedua anak dari Gunawan dan Margareth Gunawan yang tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Namun Zulpan belum dapat membeberkan alasan kedua anak tersebut bisa hidup terpisah dengan kedua orang tuanya dan saudaranya.

"Periksa beberapa saksi di antaranya dua orang anak daripada korban anak daripada Rudyanto dan Margareth dua anak di bekasi sudah diperiksa. Dua perempuan tinggal di Bekasi," ucap Zulpan.

Selain anak korban, polisi juga memeriksa dua keamanan komplek perumahan dan petugas PLN yang sempat mendatangi rumah pada melakukan pemutusan instalasi listrik. Dikatahui ditemukannya empat mayat di dalam rumah tersebut berawal dari kecurigaan petugas PLN yang mencium bau tidak sedap. Menurut Zulpan, keterangan para saksi dibutuhkan untuk menemukan titik terang terkait penyebab kematian satu keluarga tersebut.

“Dua orang sekuriti ketua RT dan petugas PLN. Keterangan dibutuhkan untuk menemukan titik terang penyebab kematian ,” ungkap Zulpan.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap saksi, kepolisian juga berkoordinasi dengan tim ahli forensik medikolegal, ahli patologi anatomi, kemudian toksikologi, dan ahli DNA, serta Asosiasi Psikologi Forensik untuk memastikan penyebab kematian korban. Hanya saja dalam kesempatan itu, Zulpan juga belum menyampaikan hasil daripada pemeriksaan dari tim gabungan. "Hasil akhir masih menunggu tim ahli saat ini bekerja memerlukan untuk menentukan penyebab berdasarkan bukti di tempat kejadian perkara," kata Zulpan

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement