Sabtu 17 Sep 2022 06:54 WIB

Prabowo Tugaskan Kader Bantu Penanganan Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

Lokasi bencana alam hanya berjarak ratusan meter dari kediaman Menhan Prabowo.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Kondisi jalan yang terbelah akibat pergeseran tanah di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/9/2022).
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Kondisi jalan yang terbelah akibat pergeseran tanah di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/9/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pergeseran tanah di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/9/2022), mendapat perhatian serius dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Prabowo pun mengutus dua orang untuk ikut membantu penanganan insiden alam tersebut.

Orang yang diutus hadir ke lokasi bencana, yaitu Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dan Kepala Rumah Tangga Padepokan Garuda Yaksa Budi Waljiman.

Rudy menyampaikan, lokasi bencana hanya berjarak beberapa ratus meter dari kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sehingga, ia datang untuk memberikan bantuan serta memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi.

"Jadi beliau (Prabowo), baru pulang dari kunjungan di Maluku, langsung memberi atensi agar (bencana) ditengok kebutuhan masyarakat, terutama kebutuhan pokok terpenuhi," ungkap Rudy saat mengunjungi lokasi bencana bersama Forkompimda Kabupaten Bogor, Jumat (16/9/2022).

Rudy mengimbau, masyarakat di sekitar lokasi pergerakan tanah agar mengikuti instruksi yang diberikan oleh petugas. Terlebih pergerakan tanah masih terus terjadi dan kian melebar.

"Melihat kondisi hari ini, saat intensitas hujan masih tinggi, kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendiami dulu rumah yang terdampak. Setelah tidak ada pergerakan, kana kita evaluasi lagi," ujarnya.

Rudy menerangkan, berdasarkan kajian awal kondisi geologis tanah di Bojongkoneng cenderung labil. Dia pun meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, segera membuat peta mitigasi bencana serta mendata area yang bisa dijadikan pemukiman atau tempat relokasi.

Di samping itu, Rudy memastikan, Prabowo telah memberikan sejumlah bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Pak Prabowo juga menyiapkan untuk pengungsi jika di pengungsian tidak cukup. Hari ini juga mengirimkan sedikit bantuan sembako dan beberapa akan dikirim kembali," tuturnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko menyebutkan, pergeseran tanah yang terjadi sejak Rabu siang WIB, itu menyebabkan kerusakan setidaknya 23 bangunan dan bagian jalan sepanjang satu kilometer. Pihaknya mencatat, ada 24 warga yang mengungsi akibat pergeseran tanah yang terjadi di Desa Bojongkoneng.

"Dari kejadian ini yang terdampak 20 KK (kepala keluarga), kemudian yang terancam saat ini 177 KK dari dua RW dengan total (penghuni) 589 jiwa," kata Aris.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement