Rabu 14 Sep 2022 19:26 WIB

Ridwan Kamil Minta Pramuka Turun Tangan Bantu Penanganan Bencana

Jabar memang jadi salah satu wilayah dengan jumlah bencana terbanyak di Indonesia.

Rep: arie lukihardianti/ Red: Hiru Muhammad
Anggota pramuka mengatur lalu lintas di Pasar Sukamandi jalur pantura, Jabar, Kamis (22/6).
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Anggota pramuka mengatur lalu lintas di Pasar Sukamandi jalur pantura, Jabar, Kamis (22/6).

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG--Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta anggota Pramuka Jabar untuk ambil bagian dalam penanganan bencana. Karena, menurut Ridwan Kamil, saat ini sudah musim hujan dan sering memicu bencana hidrologi di Jabar.

"Iya kan tadi di mana ada ladang pahala di sana ada gerakan pramuka. Apapun termasuk kebencanaan," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil usai menghadiri acara Hari Pramuka ke-61 di Gedung Sate, Kota Bandung Jawa Barat, Rabu (13/9/2022).

Baca Juga

Emil mengatakan, Jabar memang jadi salah satu wilayah dengan jumlah bencana terbanyak di Indonesia. Setiap tahun, sekitar 2.000 kejadian bencana datang di saat musim hujan.

"Jadi memang ini sudah musimnya setahun ada kurang lebih 2.000 kebencanaan, BPBD se-Jabar sedang siaga satu. Contohnya ada longsor kan, ada meninggal juga, sudah ditangani di lapangan mitigasi juga sedang dilakukan. Semua relawan sudah siaga 1, disebut siaga gak hanya kejadian ya," paparnya.

Emil menilai, keberadaan Pramuka ini sangat penting di tengah gempuran, guncangan dan begitu banyak keadaan godaan melalui teknologi yang mempengaruhi siapa kita. Sehingga, gerakan Pramuka ini menjadi oase  bahwa kita masih mempunyai wadah generasi yang hidupnya bermanfaat.

"Gerakan Pramuka ini menjadi relevan mau urusan ekonomi kreatif, krisis, pangan pemanasan global dan lain-lain pasti direspon Pramuka. Bahkan di Jawa Barat terbukti paling adaptif salah satunya Pramuka di Jabar punya super Aps atau aplikasi," katanya.

Emil menjelaskan, aplikasi Pramuka tersebut menampung berbagai macam kegiatan. Dari mulai kegiatan sosial hingga kegiatan kepanduan. Sehingga, Pramuka selalu hadir di tengah masyarakat.

"Mudah-mudahan, Pramuka jadi benteng generasi tangguh tahan banting menghadapi masa depan. Ini adalah investasi karena tanpa gerakan Pramuka tidak ada benteng untuk membuat generasi muda mencintai negaranya, peduli pada sesama, etos kerja dan kedisiplinan," paparnya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement