Senin 29 Aug 2022 14:57 WIB

Puan Rencananya Temui Prabowo di Hambalang Pekan Depan

Pertemuan dengan Prabowo menjadi agenda kedua dalam safari politik PDIP.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Agus raharjo
Presiden Indonesia ke-5 Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri (tengah) berswafoto  bersama Ketua DPR Puan Maharani (kanan) dan Menteri Pertahanan Prabowo Soebianto (kiri)  seusai prosesi  Pengukuhan Guru Besar,  di Aula Merah Putih, Universitas Pertahanan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021). Megawati Soekarnoputri menerima gelar profesor kehormatan (guru besar tidak tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan.
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Presiden Indonesia ke-5 Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri (tengah) berswafoto bersama Ketua DPR Puan Maharani (kanan) dan Menteri Pertahanan Prabowo Soebianto (kiri) seusai prosesi Pengukuhan Guru Besar, di Aula Merah Putih, Universitas Pertahanan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021). Megawati Soekarnoputri menerima gelar profesor kehormatan (guru besar tidak tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya untuk bertemu elite Partai Gerindra. Rencananya, Ketua DPR itu akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pekan depan.

"Jika tidak ada aral dan sebagainya, kemudian momentumnya keduanya beliau ini akan sama baik Mbak Puan maupun Pak Prabowo Subianto, minggu depan," ujar Ketua DPP PDIP, Said Abdullah di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/8/2022).

Baca Juga

Rencananya, Puan akan bertamu langsung ke kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor. Namun, ia belum dapat memastikan tanggal tepat dari pertemuan kedua elite partai politik tersebut.

"Insya Allah kalau waktunya kedua beliau ini sama-sama punya waktu yang sama. Harinya belum," ujar Said.

Sebelumnya, Puan Maharani mengatakan bahwa komunikasi terkait pemilihan presiden (Pilpres) 2024 masih sangat dinamis. Apalagi pelaksanaannya disebut masih sangat lama, dengan diawali pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Oktober 2023.

"Masih panjang untuk menentukan siapa, bagaimana, dan apa yang kita tuju pasca 2024, Pilpres dan Pileg akan datang," ujar Puan usai pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, Senin (22/8/2022).

PDIP, tegas Puan, tak menutup pintu komunikasi dengan partai politik manapun. Menurutnya, kedewasaan berpolitik menjadi modal bagi partai politik mengetahui mana waktu untuk bertanding dan bersanding.

"Tidak adanya komunikasi membuat ruang itu tertutup dan menjadi miss komunikasi. Apapun yang akan jadi keputusan dalam dinamika politik akan datang, kita harus bersepakat kapan kita harus bertanding, kapan kita harus bersanding untuk Indonesia," ujar Puan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement