Senin 22 Aug 2022 05:09 WIB

Polrestabes Medan Gerebek Lokasi Judi di Sky Garden Binjai

Di lokasi, polisi temukan tiga kotak mesin jackpot, alat hisap sabu, dan enam sajam.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Anggota Polri memindahkan barang bukti mesin permainan ketangkasan ke dalam truk usai rilis tindak pidana perjudian di Polda Sumatra Utara, Kota Medan, Senin (13/6/2022).
Foto: ANTARA/Fransisco Carolio
Anggota Polri memindahkan barang bukti mesin permainan ketangkasan ke dalam truk usai rilis tindak pidana perjudian di Polda Sumatra Utara, Kota Medan, Senin (13/6/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Polrestabes Medan bersama personel gabungan Satuan Brimob Polda Sumatra Utara (Sumut) dan Satpol PP Kota Medan menggerebek lokasi diduga tempat perjudian dadu dan mesin jackpot di kawasan Sky Garden Binjai, Kota Binjai. Kawasan itu juga ditengarai menjadi lokasi peredaran narkoba.

Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Arman Muis, didampingi Kasat Intelkam AKBP Ahyan, dan Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir Mustafa memimpin langsung penggerebekan pada Sabtu (20/8/2022) itu. Kompol Teuku Fathir Mustafa, mengatakan, penggerebekan dilakukan atas perintah Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Alfa Tataredaguna menindaklanjuti informasi dari masyarakat.

Menurut dia, di Sky Garden Binjai Jalan Sei Petani, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan diduga menjadi tempat perjudian dadu, mesin jackpot, dan peredaran narkoba. "Atas informasi diterima, Kapolrestabes Medan perintahkan personel untuk melakukan pengecekan dan penyisiran di lokasi tersebut," ucapnya di Kota Medan, Provinsi Sumut, Ahad (21/8/2022).

Fathir menyebutkan, setibanya di lokasi petugas menemukan beberapa gubuk yang diduga dijadikan barak tempat bermain judi dan peredaran narkoba. "Dari lokasi turut disita barang bukti berupa tiga unit kotak mesin jackpot, alat hisap sabu atau bong, buku rekap penjualan sabu, koin mesin jackpot seperempat kilogram, enam senjata tajam, dan ratusan plastik klip untuk penjualan sabu," katanya.

Fathir pun mengajak masyarakat untuk mendukung pemberantasan perjudian dan peredaran narkoba demi terciptanya Kota Medan yang aman dan kondusif. "Mari kita ciptakan Kota Medan yang aman dan bersihdari perjudian dan peredaran narkoba," kata Fathir.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement