Ahad 24 Jul 2022 11:32 WIB

Seorang Tewas Dalam Kecelakaan Kapal Mesin di Teluk Wondama

Perahu mesin bermuatan sembilan orang kecelakaan di Teluk Duairi, Teluk Wondama.

Ilustrasi. Seorang meninggal dunia dalam kecelakaan perahu mesin bermuatan sembilan orang di perairan Teluk Duairi Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat, Ahad (24/7/2022) dini hari.
Foto: pixabay
Ilustrasi. Seorang meninggal dunia dalam kecelakaan perahu mesin bermuatan sembilan orang di perairan Teluk Duairi Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat, Ahad (24/7/2022) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, MANOKWARI -- Seorang meninggal dunia dalam kecelakaan perahu mesin bermuatan sembilan orang di perairan Teluk Duairi Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat, Ahad (24/7/2022) dini hari. Kantor SAR Manokwari I menerima laporan kecelakaan laut tersebut pada Ahad pukul 08.00 WIT dari Kepala Satuan (Kasat) Polair Polres Teluk Wondama Iptu La Sero.

"Kecelakaan kapal mesin bermuatan sembilan orang penumpang di perairan Teluk Duairi Minggu dini hari, tujuh orang di antaranya selamat, seorang meninggal dan seorang masih dalam pencarian," ujar Kepala Kantor SAR Manokwari I Wayan Suyatna.

Baca Juga

Ia mengatakan bahwa tim gabungan SAR Manokwari dan Polair Polres Teluk Wondama dibantu tim BPBD setempat masih melakukan pencarian terhadap satu korban di perairan teluk Duairi hingga Minggu siang ini. "Tujuh korban selamat sudah dievakuasi ke Distrik Wasior, sementara satu jenazah meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Teluk Wondama," ujarnya.

Kasat Polair Polres Teluk Bintuni Iptu La Sero menjelaskan kronologis kejadian bermula pada hari Minggu sekitar pukul 21.00 WIT sembilan korban bertolak menggunakan motor mesin dari Pantai Sobey untuk memancing ikan di perairan Teluk Duairi. "Sekitar pukul 22.00 WIT cuaca dalam kondisi hujan sehingga motoris menyalakan mesin untuk berpindah tempat, tiba-tiba badan perahu terbalik, terdapat satu korban yang diduga tidak bisa berenang sehingga meninggalkan dunia saat berupaya menyelamatkan diri," ujar La Sero.

Ia menyebutkan, identitas korban tersebut, yakni Kletus Arianto Said (korban meninggal dunia) dan Udin F. Totoks (korban dalam pencarian). Kemudian, tujuh korban selamat, yaitu Novrianus Nino, Jemri Lasarus Tefnai, Maria Yasinta Bupu, Rianto Antonius Mage, Yudita, Bruno Said, dan Manggara (motoris).

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement