Kamis 23 Jun 2022 07:23 WIB

Usai Protes, Warga Cipaku yang Terisolasi Proyek Double Track Dapat Akses Jalan

Warga Cipaku sempat memblokir jalan pembangunan double track karena terisolasi

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Nur Aini
Suasana perumahan warga di Kecamatan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (24/1), yang terkena imbas proyek double track Kereta Api.
Foto: Republika/Imas Damayanti
Suasana perumahan warga di Kecamatan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (24/1), yang terkena imbas proyek double track Kereta Api.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Perjuangan warga RW 17, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, untuk mendapatkan akses jalan, pasca-pembangunan double track atau rel ganda kereta Bogor-Sukabumi, membuahkan hasil. PT KAI dan PT Nidya Karya (NK) selaku kontraktor membuatkan akses jalan menuju jalan utama.

 

Baca Juga

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, mengaku bahagia atas dibangunnya akses jalan ini. Hal itu karena selama pembangunan double track dilakukan, warga RW 17, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, terisolasi.

“Alhamdulillah berkat perjuangan bersama dan kolaborasi antara DPRD Kota Bogor dan warga RW 17 Kelurahan Cipaku, akhirnya PT. NK dan juga subkontraktor lain serta PT. KAI memberikan jalan alternatif ini,” ujar Dadang, Rabu (23/6/2022).

Meski sempat diwarnai aksi pemblokiran jalan saat proses pengerjaan rel ganda berlangsung, Dadang menilai, aksi itu merupakan bentuk aspirasi warga. Menurutnya, DPRD Kota Bogor, sebagai perwakilan masyarakat bersama Camat Bogor Selatan, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, bersinergi untuk meneruskan semangat perjuangan masyarakat agar bisa mendapatkan keadilan.

 

"Mudah-mudahan ini menunjukkan bahwa hasil perjuangan warga dan dewan bisa bersinergi untuk bisa mendapatkan akses jalan dan semoga jalan ini bermanfaat selamanya bagai warga RW 17 khususnya dan Cipaku pada umumnya," ucap Dadang.

Terpisah, Ketua RW 17, Andi mengaku bersyukur atas jalan yang sudah dibangun ini. Ia pun menuturkan jalan ini akan sangat berarti bagi warga, untuk dijadikan akses kendaraan bagi warga yang membutuhkan.

 

"Jalan ini insyaallah sangat berguna nantinya untuk warga, baik untuk ambulans masuk maupun kendaraan lainnya," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement