Selasa 15 Mar 2022 23:19 WIB

Wilmar: Stok Minyak Goreng Aman, Jangan Panic Buying!

Wilmar dan Disdagin Bandung alokasikan 2.400 liter minyak goreng tiap kecamatan

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung bekerja sama dengan Wilmar menggelar operasi pasar di Kecamatan Regol, Selasa (15/3/2022). Regional Sales Promotion Manager Wilmar Jawa Barat Yuli Sukmayati mengatakan, untuk operasi pasar kali ini, Wilmar mengalokasikan 2.400 liter minyak goreng untuk masing-masing kecamatan. Selain kecamatan, Wilmar dan Disdagin juga mengagendakan penyaluran minyak goreng di enam toko ritel di Kota Bandung, masing-masing 2.400 liter.
Foto: Republika/Dea Alvi Soraya
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung bekerja sama dengan Wilmar menggelar operasi pasar di Kecamatan Regol, Selasa (15/3/2022). Regional Sales Promotion Manager Wilmar Jawa Barat Yuli Sukmayati mengatakan, untuk operasi pasar kali ini, Wilmar mengalokasikan 2.400 liter minyak goreng untuk masing-masing kecamatan. Selain kecamatan, Wilmar dan Disdagin juga mengagendakan penyaluran minyak goreng di enam toko ritel di Kota Bandung, masing-masing 2.400 liter.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Pedagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung bekerja sama dengan Wilmar Group memulai operasi pasar di Kecamatan Regol, Kota Bandung, Selasa (15/3/2022), yang akan dilanjut dengan kegiatan serupa di empat kecamatan lainnya.

Regional Sales Promotion Manager Wilmar Jawa Barat Yuli Sukmayati mengatakan, untuk operasi pasar kali ini, Wilmar mengalokasikan 2.400 liter minyak goreng untuk masing-masing kecamatan. Selain kecamatan, Wilmar dan Disdagin juga mengagendakan penyaluran minyak goreng di enam toko ritel di Kota Bandung, masing-masing 2.400 liter. 

“Untuk setiap kecamatan kita kasih 2.400 liter, tapi Regol ada penambahan 1.200 liter jadi 3.600 liter. Untuk ritel ada enam titik, masing-masing 2.400 liter,” jelas Yuli saat ditemui Republika di Kantor Kecamatan Regol, Selasa (15/3/2022). 

Wilmar, kata Yuli, telah menggencarkan pengadaan operasi pasar sejak 19 Januari 2022 lalu, sejak adanya aturan Kemendag tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng, Rp 14.000 per liter. Operasi pasar, kata dia, bukan hanya dilakukan di Kota Bandung saja, tapi juga wilayah-wilayah lain di Jawa Barat, mulai dari toko ritel, ritel modern, pasar. Sedangkan untuk operasi pasar di kecamatan, Wilmar memang menyediakan komoditas tambahan selain minyak goreng, seperti beras dan tepung terigu. 

“Untuk ritel hanya minyak saja, kalau kecamatan kita paketnya seperti ini, minyak, beras, dan tepung terihu, walaupun beras dan tepung hanya tambahan aja,” jelasnya. 

Wilmar, kata dia, telah berkomitmen untuk mendukung program pemerintah untuk pengadaan minyak goreng murah, dengan harapan masyarakat dapat memperoleh minyak yang terjangkau dengan mudah. Yuli juga menegaskan bahwa pasokan minyak sejatinya terpenuhi dan tidak ada kelangkaan baik dari bahan baku atau faktor lain. 

“Kalau dari Wilmar sendiri tidak ada kelangkaan, kita normal-normal aja. kemarin juga ada pengawasan dari Bareskrim dan Polda Jabar dan Kemendag untuk mengawasi suplay dari produsen ke distributor dan pedagang, dan kita daily report ke mereka dan semua transparan, kita tidak ada kelangkaan untuk pasokan, dan tidak ada penimbunan di Wilmart karena 1x24 jam barang harus langsung didistribusikan ke masyarakat,” tegasnya. 

“Jadi kelangkaan ini benar-benar karena panic buying dan kecurangan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena kondisi sebenernya itu minyak ada, stok aman, tapi karena panic buying maka warga yang biasanya beli dua liter saja sekarang jadi beli berliter-liter untuk stok. Kalau kondisi terus seperti ini kelangkaan tidak akan teratasi, maka solusi sebetulnya adalah jangan panik, karena minyak goreng itu ada, stok aman, jadi tolong kembali ke gaya beli sebelumnya yang sesuai dengan kebutuhan saja,” sambungnya. 

Wilmart, kata dia, telah berkomitmen dengan Disdagin Kota Bandung untuk mendukung ketersediaan minyak goreng. Dia juga meyakinkan bahwa selanjutnya Wilmart akan kembali menggelar kegiatan serupa bersama Disdagin di beberapa titik lain, menyesuaikan dengan jadwal pelaksanaan operasi pasar dari Disdagin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement