Kamis 10 Mar 2022 13:02 WIB

Pemancing Hanyut di Sungai Cipamingkis Ditemukan Meninggal Dunia

Korban sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Cipamingkis saat memancing

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Nur Aini
Warga mencuci pakaian di aliran Sungai Cipamingkis, ilustrasi. Seorang pemancing berinisial H (35 tahun) ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Cipamingkis, Desa Bendungan, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor pada Kamis (10/3/2022) pagi.
Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Warga mencuci pakaian di aliran Sungai Cipamingkis, ilustrasi. Seorang pemancing berinisial H (35 tahun) ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Cipamingkis, Desa Bendungan, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor pada Kamis (10/3/2022) pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Seorang pemancing berinisial H (35 tahun) ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Cipamingkis, Desa Bendungan, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor pada Kamis (10/3/2022) pagi. Korban sebelumnya dikabarkan hanyut di sungai tersebut pada Rabu (9/3/2022) sore.

 

Baca Juga

Kepala Seksie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan korban ditemukan tidak jauh dari titik awal hilang yakni di Kampung Ciledug, RT 01/ RW 05.

“Korban ditemukan oleh warga dan tim Search and Rescue (SAR) Gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Diketemukannya korban tidak jauh dari titik lokasi kejadian dengan jarak sekitar 1 kilometer,” kata Adam kepada Republika.co.id, Kamis (10/3/2022).

Adam menjelaskan, pada Rabu (9/3/2022) korban sedang mencari ikan di Sungai Cipamingkis. Ketika hujan deras turun sekitar pukul 16.30 WIB, debit air di hulu sungai meluap deras.

Setelah itu, kata dia, korban terbawa arus Sungai Cipamingkis yang tengah meluap. Tak lama dari situ, keluarga pun melaporkan hilangnya korban ke tim SAR dan langsung dilakukan pencarian sekitar pukul 19.30 WIB.

 

“Pada malam hari tim sempat melakukan pencarian secara visual. Dikarenakan aliran air Sungai Cipamingkis debit air sedang naik dan tidak ada SOP Penyelamatan malam hari,” ujarnya.

Akhirnya pencarian pun dilanjutkan pada Kamis (10/3) pagi. Adam mengatakan, tim SAR gabungan menggunakan perahu karet dan alat water rescue untuk melakukan pencarian korban.

“Korban akhirnya sudah ditemukan menggunakan celana hitam dan tanpa menggunakan baju. Sebelumnya kakak korban sempat menemukan baju yang digunakan oleh korban,” ujarnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement