Kamis 10 Feb 2022 18:46 WIB

Ridwan Kamil Serahkan Skema Penutupan Lima Pintu Tol ke Polda Jabar

Penutupan pintu tol untuk menekan penyebaran omicron di wilayah Jawa Barat.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Ilham Tirta
 Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Foto: Rizal FS/Biro Adpim Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan skema terbaik soal penutupan lima Gerbang Tol di Kota Bandung kepada institusi Kepolisian Daerah Jabar. Menurut dia, skema itu untuk meminimalisir penyebaran kasus Covid-19 varian omicron di Jabar.

"Itu saya serahkan skema sepenuhnya pada kepolisian yang mengatur karena jalur naiknya omicron di Jabar itu Kota Bandung, ibu kota Jawa Barat. Jalurnya dari Cipularang," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, Kamis (10/2/2022).

Baca Juga

Kelima gerbang tol yang rencananya akan ditutup pada akhir pekan adalah Gerbang Tol Pasteur, Kopo, Pasir Koja, Mohammad Toha, dan Buah Batu. Emil menilai, banyak wisatawan memilih berwisata ke Bandung karena tak perlu menggunakan pesawat terbang.

Karenanya, pengelola hotel di Bandung harus melakukan pengetesan yang ketat secara random kepada karyawannya demi memastikan wisatawan yang datang dalam kondisi sehat. "Kalau piknik pasti banyak yang memilih ke Bandung terkait repotnya (ketentuan) naik pesawat," kata dia.

Emil memrintahkan pengetesan random supaya dilakukan, khususnya pada karyawan hotel. Sebab potensi kasus dimungkinkan datang awalnya dari tempat penginapan.

Kalau di hotel tidak ditemukan banyak kasus, berarti mereka sudah menjalankan prosedur dengan baik.

"Tapi kalau pegawai hotel banyak yang kena (Covid-19) berarti ada prosedur yang tidak baik," kata dia.

Menurut dia, lonjakan kasus Covid-19 di Bandung sedang meningkat hingga 80 persen. Emil menitipkan pesan pada beberapa daerah yang kasusnya rendah untuk tetap mengetatkan penerapan protokol kesehatan, juga dalam penggunaan aplikasi Pedulilindungi.

"Walaupun kasus rendah jangan lengah, khususnya daerah tujuan wisata. Waspada kemungkinan tamu dari Jabodetabek yang membawa virus. Oleh karena itu, Pedulilindungi dan penggunaan masker harus sering diingatkan," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement