Jumat 28 Jan 2022 19:46 WIB

Wagub: Keterisian Rumah Sakit Pasien Covid-19 di Jakarta Capai 45 Persen

Menurut Riza, memang batasnya BOR di Jakarta itu jangan sampai 60 persen.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
 Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Foto: @ArizaPatria
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, sampai saat ini tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di seluruh rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 Ibu Kota mencapai 45 persen. Hanya saja, BOR didominasi oleh pasien tanpa gejala.

"Sekarang (BOR) meningkat lagi sampai 45 persen, tapi perlu dipahami, ini beda dengan yang lainnya dengan bulan-bulan atau tahun sebelumnya. BOR ini didominasi tanpa gejala," kata Riza saat ditemui di kantor Sekretariat Gerakan Pemuda Ansor Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (28/1/2022).

Baca Juga

Riza menjelaskan, saat ini, dari kapasitas 3.922 tempat tidur, keterisiannya sudah mencapai 45 persen. Sedangkan untuk ICU, dari 611 tempat tidur, keterisiannya mencapai 14 persen. Umumnya, sambung dia, pasien yang dirawat di RS maupun isolasi mandiri tidak mengalami gejala, berbeda dengan peningkatan jumlah kasus varian Delta pada pertengahan 2021.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI itu pun mewanti-wanti agar masyarakat sebisa mungkin berada di rumah, jika memang diperbolehkan bekerja dari rumah. Dia juga mengimbau masyarakat untuk memperketat protokol kesehatan 6M agar BOR tidak meningkat. "Memang batasnya itu jangan sampai 60 persen. Kita sudah sempat turun BOR lima persen, bahkan kurang, sekarang meningkat lagi sampai 45 persen," ucap Riza.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga Kamis (27/1/2022), jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta mencapai 2.248 pasien. Sehingga jumlah kasus aktif sebanyak 16.330 orang yang masih dirawat maupun isolasi. D

ari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 861.203 orang dengan tingkat kesembuhan 96,6 persen; dan total 13.615 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3 persen. Untuk positivity rate di Jakarta sepekan terakhir sebesar 10,7 persen, serta persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement