Ahad 21 Nov 2021 20:40 WIB

Kabinda Kalteng Dampingi Kepala BNPB Kunjungi Korban Banjir

Banjir menerjang di Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulau Pisang, dan wilayah sekitar.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen Suharyanto mengunjungi korban banjir di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, Ahad (21/11).
Foto: Dok BNPB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen Suharyanto mengunjungi korban banjir di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, Ahad (21/11).

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Tengah (Kabinda Kalteng), Brigjen Sinyo terus memantau kondisi banjir yang terjadi di beberapa wilayah Kalteng, termasuk di Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, dan wilayah sekitarnya.

Binda Kalteng pun membagikan bantuan sembako di Posko Bencana Binda Kalteng kepada warga terdampak banjir. Pembagian bantuan dilaksanakan di sela kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen Suharyanto di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau, Ahad (21/11).

Baca Juga

"Binda Kalteng sesuai arahan Kepala BIN, selalu hadir di tengah masyarakat, terutama yang sedang terdampak musibah," ucap Brigjen Sinyo di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng dalam siaran pers.

Dia menyampaikan, kehadiran Binda Kalteng dan tim dapat memberikan dukungan morel kepada masyarakat, dan juga petugas maupun relawan yang menangani bencana banjir. "Banjir saat ini terjadi di beberapa wilayah di Kalteng, termasuk di wilayah Arut, Mendawai, dan beberapa titik lainnya Kota Palangka Raya," kata Sinyo.

Kepala BNPB, Mayjen Suharyanto melakukan kunjungan ke sejumlah titik banjir dan pengungsian selama di Kalteng. Di antaranya, Desa Penda Barania dan Tanjung Sangalang, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, serta lokasi banjir di Jalan Arut, Pasar Kahayan, dan Posko Pengungsian Gedung KONI, Kota Palangka Raya.

BNPB menyalurkan bantuan logistik dan dana siap pakai (DPS) kepada pemerintah kabupaten/kota terdampak banjir di Provinsi Kalteng dengan total nilai Rp 1,5 miliar. BNPB juga menyalurkan bantuan logistik dan paket makanan siap saji, lauk pauk, matras, selimut, dan masker bagi warga.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement