Rabu 06 Oct 2021 22:17 WIB

BPJS Kesehatan Sintang Bantu Korban Banjir di Kapuas Hulu

Bantuan sembako yang diserahkan diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga

Sejumlah warga menyantap makanan di sebuah warung yang terendam banjir di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2020). Banjir setinggi 1-5 meter yang melanda Putussibau sejak Minggu (13/9/2020) hingga Selasa (15/9/2020) melumpuhkan aktivitas masyarakat di kota tersebut.
Foto: ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Sejumlah warga menyantap makanan di sebuah warung yang terendam banjir di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2020). Banjir setinggi 1-5 meter yang melanda Putussibau sejak Minggu (13/9/2020) hingga Selasa (15/9/2020) melumpuhkan aktivitas masyarakat di kota tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, PUTTUSIBAU -- Badan PenyelenggaraJaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sintang menyalurkan bantuan berupa sembako untuk korban banjir di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang diserahkan secara simbolis kepada pemerintah labupaten (pemkab) setempat.

"Kami turut prihatin atas banjir yang melanda Kapuas Hulu. Untuk itu kami memberikan sedikit bantuan berupa sembako untuk warga terdampak banjir," kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sintang Eka Susilamijaya, saat menyerahkan bantuan ke Pemkab Kapuas Hulu, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (6/10).

Ia mengatakan bantuan sembako yang diserahkan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat terdampak banjir di wilayah Kapuas Hulu. Dalam kesempatan tersebut, Eka juga mengapresiasi atas dukungan Pemkab Kapuas Hulu dalam program-program BPJS Kesehatan di Kapuas Hulu.

"Sedikit yang kami bisa berikan, mohon diterima dan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat terdampak banjir, semoga di kemudian hari kami masih bisa memberikan hal-hal positif untuk masyarakat," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Mohd Zaini mengatakan banjir di Kapuas Hulu memang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana dua tahun berturut-turut banjir besar terjadi di Kapuas Hulu, yaitu 2020 dan 2021. "Tahun ini ada tiga kali banjir cukup besar pada Juli, Agustus dan Oktober, kondisi ini cukup berbeda, banjir besar yang biasanya terjadi 10 tahun sekali kini sudah sering terjadi banjir," katanya.

Ia mengatakan Pemkab Kapuas Hulu berupaya membantu korban banjir di tengah keterbatasan anggaran, namun bencana alam tidak bisa di hindari sudah kehendak sang kuasa. "Semoga masyarakat Kapuas Hulu dapat mengambil hikmah dari bencana yang terjadi, atas nama masyarakat dan Pemkab Kapuas Hulu kami ucapkan terima kasih atas kepedulian BPJS Kesehatan Cabang Sintang," kata Mohd Zaini.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu banjir yang terjadi pada 2-3 Oktober 2021 merendam 10.596 rumah warga terdiri dari 14.213 kepala keluarga dan 43.783 serta jiwa 228 fasilitas umum yang terdampak banjir.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement