Sabtu 07 Aug 2021 11:50 WIB

Ganip Meminta Perkuat Sinergi Hulu-Hilir Penanganan Covid-19

Ka Satgas Ganip Warsito apresiasi penanganan Covid saat kunjungi RSUD Pirngadi

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Ganip Warsito, S.E.,M.M. meninjau pembangunan ruang ICU sebanyak 20 kamar di RSUD Dr. Pirngadi, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat (6/8).
Foto: BNPB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Ganip Warsito, S.E.,M.M. meninjau pembangunan ruang ICU sebanyak 20 kamar di RSUD Dr. Pirngadi, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat (6/8).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN – Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito, S.E.,M.M. meninjau pembangunan ruang perawatan intensif atau ICU untuk pasien terpapar virus SARS-CoV2 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pirngadi Medan. Pihak rumah sakit nantinya akan memiliki 20 kamar ICU untuk penanganan pasien dengan gejala berat. 

Rumah sakit yang dikelola oleh Pemerintah Kota Medan ini sangat membantu penanganan medis pasien Covid-19 dengan perawatan intensif. Dua puluh kamar ICU itu diperuntukkan untuk pasien dewasa sebanyak 16 kamar dan sisanya untuk pasien anak-anak. Ganip berharap, ruangan isolasi dan ICU khusus dengan total ruangan 140 ditambah 20 tempat tidur ICU ini dapat segera beroperasi. Ia menyampaikan, upaya yang dilakukan pihak rumah sakit ini mendukung kolaborasi antara bagian hulu dan hilir penanganan Covid-19. 

“Pengelolaan di hulu harus bagus supaya sisi hilir tidak tertekan. Kolaborasi ini yang harus dilakukan. Upaya isolasi mandiri, isolasi terpusat, baru perawatan di rumah sakit apabila pasien bergejala sedang hingga berat,” ujar Ganip di RSUD Dr. Pirngadi, Kota Medan, pada Jumat (6/8) 

Selain penyediaan ruang perawatan pasien Covid-19, RSUD ini juga memiliki fasilitas pelayanan pemeriksaan tes cepat antigen dan tes swab PCR. Seusai melihat pembangunan ruang ICU di RSUD Dr. Pirngadi, Ganip meninjau gedung karantina dan isolasi terpusat (isoter) Covid-19. Pemerintah Kota Medan mengoperasikan bekas Hotel Soechi menjadi tempat penanganan pasien Covid-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala. Gedung yang berlokasi di Jalan Cirebon, Kota Medan, ini menyediakan 247 kamar serta fasilitas lain.  

Gedung isoter yang beroperasi sejak awal Agustus 2021 tersebut juga dilengkapi fasilitas yang memadai, seperti stok oksigen, obat-obatan, vitamin hingga fasilitas untuk masyarakat, seperti ruang fitness hingga tempat berjemur. Di sisi lain, pemerintah kota menggandeng manajemen RS Royal Prima untuk menugaskan tim medisnya dalam merawat pasien selama menjalani isolasi. 

Ketua Satgas Nasional mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah kota untuk penangangan pasien Covid-19, khususnya di bagian hilir. Melalui optimalisasi RSUD dan pengoperasian isoter di beberapa tempat, seperti PPPTK-BBL dan eks Hotel Soechi, pemerintah setempat terus bekerja keras untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement