Rabu 02 Jun 2021 04:21 WIB

Viral Pengemudi Fortuner Diamuk Warga, Ini Kata Polisi

Pria itu dihajar massa karena kabur usai menabrak penjual gorengan dan pemotor.

Video Viral (ilustrasi)
Foto: Republika
Video Viral (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah video yang memperlihatkan pengemudi mobil Toyota Fortuner diamuk massa viral di media sosial. Polisi menyebut, pria itu dihajar massa karena kabur usai menabrak penjual gorengan dan pemotor. 

Pria itu diamuk massa di pintu tol Ciledug 2, tepatnya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (1/6) pukul 00.10 WIB. Dalam video viral tersebut, tampak pria itu dikepung puluhan orang. Mukanya terlihat lebam. 

Baca Juga

Panit Laka Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Mulyadi mengatakan, pria itu diamuk massa karena kabur usai menabrak sejumlah orang sejak dari Tangerang Selatan. Pria itu hendak kabur ke dalam tol karena memang takut diamuk massa. 

Mulyadi menerangkan, insiden itu bermula ketika pria itu menabrak gerobak penjual gorengan di wilayah Tangerang Selatan. Alih-alih berhenti, pria itu malah tancap gas melarikan diri dengan mobil Fortuner-nya. "Karena tidak berhenti, dia lalu dikejar sama massa," kata Mulyadi ketika dikonfirmasi, Selasa. 

Ia pun terus kabur. Sesampainya di Jalan Raya Ciledug, tepatnya di dekat kampus Budi Luhur, pria itu menyerempet seorang pengendara sepeda motor N-Max. 

Ia kembali tak berhenti. Pria itu berniat kabur ke dalam tol dengan masuk di pintu tol Ciledug. "Sebelum sampai ke arah tol situ, di pintu tol dihentikan massa atau pengendara motor yang lainnya," kata Mulyadi. 

Lalu terjadilah peristiwa yang terekam dalam video viral. Pria itu lantas diamankan aparat kepolisian dari amukan massa lebih lanjut.  Akibat insiden tersebut, kata Mulyadi, pria itu mendapat "luka ringan". Mobilnya juga rusak karena sempat jadi sasaran amarah massa. 

Mulyadi bilang, pria itu telah diperiksa. Meski penyelidikan masih berlanjut, dia tak ditahan karena semua rangkaian insiden itu tak mengakibatkan para korban luka berat. 

Menurut Mulyadi, pria itu kabur usai menabrak sejumlah orang karena takut diamuk massa. "Seharusnya setelah kejadian dia mencari atau melapor ke polisi terdekat untuk minta perlindungan," katanya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement