Selasa 18 May 2021 03:40 WIB

Ancol akan Dibuka Kembali dengan Prokes Ketat

Pembukaan kunjungan di seluruh wahana wisata Ancol mulai Selasa 18 Mei 2021.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah
penyemprotan disenfektan di areal Ancol
Foto: istimewa
penyemprotan disenfektan di areal Ancol

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sempat tutup karena animo masyarakat cukup tinggi berwisata sehingga menimbulkan kerumunan, manajemen PT Taman Impian Jaya Ancol akan membuka kembali kunjungan di seluruh wahana wisata di Ancol pada Selasa 18 Mei 2021. Pembukaan akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan aturan baru yang harus diikuti wisatawan.

Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali mengatakan, kawasan rekreasi Ancol dibuka kembali untuk umum dengan penguatan prokes di seluruh wahana. Seperti di Dufan, Seaworld, Ocean Dream Samudra, Atlantis Water Adventure, Allianz Ecopark. 

Baca Juga

"Lalu, akan ada penambahan penanda (signage) dan tali pembatas pelarangan berenang di area pantai. Penambahan tali pembatas untuk social distancing di area promenade," ujar Sahir dalam keterangan resmi yang diterima //Republika.co.id, Senin (17/5).

Menurut Sahir, selain itu, penguatan prokes juga dilakukan dengan penyemprotan disinfektan di seluruh area vital rekreasi, seperti pantai, jalan, toilet, loket gerbang, tenant-tenant restoran dan di seluruh wahana permainan. "Kami pastikan penguatan prokes cukup maksimal, tentu ini demi pencegahan penyebaran Covid-19 dan ini untuk menjaga kesehatan kita semua," terangnya.

Sahir mengatakan, pihaknya juga tetap hanya menerima 30 persen kunjungan dari kapasitas Ancol 190 pengunjung. "Para pengunjung dapat berwisata ke Ancol dengan memesan tiket masuk melalui //website resmi www.ancol.com atau melalui //https://reservasi.ancol.com/.

"Penguatan prokes yang kami lakukan mulai dari penyediaan fasilitas wastafel, //hand sanitizer, alat pengukur suhu hingga penyediaan papan informasi kesehatan. Wisatawan harus mengikuti prokes seperti memakai masker, membawa alat ibadah, dan //hand sanitizer pribadi. Petugas juga akan kami sebar untuk mengawasi pengujung taat prokes," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement