Sabtu 17 Apr 2021 12:46 WIB

Pengamat Ungkap Alasan Pengumuman Reshuffle Molor

Pengamat duga pengumuman isu reshuffle menunggu tenang dulu.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Indira Rezkisari
Presiden Joko Widodo (tengah)
Foto: Antara/Fikri Yusuf
Presiden Joko Widodo (tengah)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menanggapi belum diumumkannya reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo hingga Jumat. Pangi menduga alasannya lantaran isu reshuffle sudah terlanjur gaduh.

Pangi mengamati Presiden Jokowi tak menyukai ramainya isu reshuffle. Ini disebabkan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, yang menyebut reshuffle akan dilakukan pada pekan ini.

Baca Juga

"Nanti mungkin sudah tenang, situasi tidak bising lagi bahas reshuffle baru ada kejutan, Presiden selama ini pola kapan beliau reshuffle kan begitu modelnya," kata Pangi kepada Republika, Jumat (16/4).

Pangi menyebut Presiden Jokowi tak main-main dalam memilih tanggal pengumuman reshuffle. Sebagai pemimpin dari suku Jawa, Presiden Jokowi dianggap mempertimbangkan penanggalan sebelum mengumumkan sesuatu.

"Bahkan beliau sangat kuat dengan simbol, soal hari apa saja itu menjadi penting dalam simbol kekuasaan Jawa," ujar Pangi.

Isu reshuffle kabinet makin kencang setelah pemerintah berencana melebur Kementerian Riset dan Teknologi ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu pemerintah berencana membuat kementerian baru, yaitu Kementerian Investasi. Niat pemerintah tersebut sudah memperoleh persetujuan dari DPR.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement