Selasa 23 Mar 2021 20:30 WIB

Pembongkaran Rumah Kosong di Kebon Jeruk, 5 Orang Ditangkap

Pelaku utama atau otak dari pencurian rumah kosong itu masih diburu.

Rep: Febryan A/ Red: Nidia Zuraya
Ilustrasi Tangan di Borgol
Foto: Antara/Rony Muharrman
Ilustrasi Tangan di Borgol

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi menangkap lima orang terkait kasus pencurian rumah kosong di Jalan Kedoya Alkamal Blok A15/27, Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sedangkan pelaku utama atau otak dari pencurian itu masih diburu. 

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Robinson Manurung mengatakan, kelima orang itu masih berstatus sebagai saksi. Mereka masih dimintai keterangannya tetkait kasus ini. 

Baca Juga

Robinson menjelaskan, tiga orang pertama yang ditangkap adalah pekerja yang membongkar semua properti rumah itu. Ketiganya ditangkap saat sedang melakukan pembongkaran di lokasi kejadian. 

Dari keterangan tiga orang itu, lanjut dia, diketahui mereka disuruh oleh seseorang berinisial N. Pihaknya lalu menangkap ND di rumahnya kawasan Kebon Jeruk. 

Dari ND, diakuinya bahwa disuruh oleh seseorang berinisial S. Polisi lantas menangkap S di wilayah Kebon Jeruk. 

"Terakhir kita tanya S dari siapa (perintahnya). Dia mengaku dari seseorang berinisialnisial A yang masih kita kejar," kata Robinson kepada wartawan, Selasa (23/3). 

Sebelumnya, kasus pencurian material bangunan terjadi di sebuah rumah mewah di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, viral di media sosial Instagram. Dalam rekaman itu tampak pelaku menggasal kusen, keramik, marmer, sofa, meja, dan barang-barang lainnya di rumah itu. 

Setelah diusut pihak kepolisian, diketahui para pelaku sudah beraksi selama dua pekan terakhir. Pelaku memperkerjakan kuli bangunan untuk membongkar barang-barang tersebut.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement