Senin 08 Feb 2021 13:39 WIB

Tinggi Air Kali Cileungsi-Cikeas 630 Cm, Kota Bekasi Siaga 2

Kota Bekasi diguyur hujan sejak pagi.

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Dwi Murdaningsih
Ilustrasi Banjir
Foto: MGIT3
Ilustrasi Banjir

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI — Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi membuat beberapa wilayah terendam banjir. Berdasarkan informasi resmi yang dirilis oleh Pemerintah Kota Bekasi, status bendung kini masuk ke siaga dua, yang mana status terakhir Tinggi Muka Air (TMA) 630 cm di pertemuan Kali Cileungsi dan Cikeas pada pukul 13.00 WIB.

Kepala Humas Pemerintah Kota Bekasi, Sayekti Rubiah menuturkan, sejauh ini upaya yang sudah di lakukan oleh pemda adalah menyebarkan informasi kepada camat/lurah serta warga yang tinggal di sepanjang bantaran kali Bekasi atas kenaikan TMA.

Baca Juga

“Setidaknya, ada enam kecamatan yang terdampak meluapkan kali tersebut. Di antaranya Kecamatan Bantargebang, Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Bekasi Timur, dan Kecamatan Bekasi Utara,” kata Yekti, melalui keterangan tertulis, Senin (8/2).

Selain itu, ada juga pengumuman dari pos pantau P2C (Kompi887) melalui media sosial seperti Twitter, Facebook, dan WhatsApp.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Puarman, menuturkan, tinggi muka air (TMA) Kali Bekasi dan Kali Cileungsi mulai naik pada Senin (8/2).

Untuk itu, warga diimbau untuk terus mengikuti informasi terkait tinggi muka air dari KP2C. Karena, kata dia, debit air bisa bertambah dan berkurang setiap waktu.

Puarman juga mengimbau agar warga yang tinggal di bantaran Kali Bekasi segera melakukan evakuasi mandiri.

"Kalau sudah air ada genangan di jalan, sebisa mungkin lakukanlah evakuasi mandiri jangan dianggap enteng,” tutur dia.

Informasi yang didapatkan Republika, kronologis pergerakan debit air dari limpasan Bendung Bekasi sebagai berikut:

Pukul 09.00 : 392, 128 m³/detik

Pukul 10.30 : 604, 899 m³/detik

Pukul 11.00 : 700, 446 m³/detik

Pukul 12.00 : 758, 895 m³/detik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement