Rabu 20 Jan 2021 15:53 WIB

Jatim Kembali Kirim Jatah Vaksin untuk Surabaya Raya

Pada tahap kedua telah didistribusikan sejumlah 18.420 vaksin.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Dwi Murdaningsih
Petugas kesehatan memakai baju APD saat vaksinasi COVID-19 kepada para tenaga kesehatan,  di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/1/2021). Vaksinasi kepada para tenaga kesehatan tersebut sebagai upaya penanggulangan pandemi COVID-19.
Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Petugas kesehatan memakai baju APD saat vaksinasi COVID-19 kepada para tenaga kesehatan, di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/1/2021). Vaksinasi kepada para tenaga kesehatan tersebut sebagai upaya penanggulangan pandemi COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mengirimkan jatah vaksin Covid-19 Sinovac untuk wilayah Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Rabu (20/1). Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Herlin Ferliana mengatakan, jatah vaksin yang didistribusikan kali ini untuk melengkapi jatah vaksin yang telah didistribusikan pada Rabu (13/1).

 

Baca Juga

"Kota Surabaya dari alokasi 33.420, tahap pertama telah didistribusikan sejumlah 15.000, dan pada tahap kedua telah didistribusikan sejumlah 18.420 vaksin," ujarnya dikonfirmasi Rabu (20/1).

Selanjutnya, Kabupaten Sidoarjo mendapatkan jatah 8.720 dosis vaksin. Pada tahap pertama, Sidoarjo baru menerima 4.000 dosis vaksin. Maka dari itu, pada tahap kedua ini Sidoarjo dikirim jatah sisanya sebanyak 4.720 dosis vaksin.

"Kabupaten Gresik dari alokasi 5.920, tahap I telah didistribusikan sejumlah 3.000, dan pada tahap II telah didistribusikan sejumlah 2.920 vaksin," kata Herlin.

Herlin menyampaikan, ada dua hal yang menjadi catatan penting dalam pendistribusian vaksin ke masing-masing kabupaten/ kota, yaitu kemanan dan armada. Untuk keamanan, Herlin menyampaikan, dari kepolisian melakukan back-up pengawalan distribusi vaksin dari Dinkes Jatim ke seluruh kabupaten/ kota hingga ke tempat vaksinasi.

"Yang kedua adalah armada, yang digunakan untuk membawa vaksin adalah armada yang standart, yang bisa menjamin suhu antara 2-8 derajat celcius. Ini yang kita jaga supaya kualitas vaksinnya terjaga," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement