Selasa 15 Dec 2020 07:13 WIB

Top 5 News: HRS Dijamin, Ucapkan Selamat Natal Jadi Kafir?

Empat Laskar FPI ditembak mati di dalam mobil polisi, dua lainnya tewas baku tembak.

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Rekonstruksi tersebut memperagakan 58 adegan kasus penembakan enam anggota laskar FPI di tol Jakarta - Cikampek KM 50 pada Senin (7/12/2020) di empat titik kejadian perkara.
Foto: ANTARA/M Ibnu Chazar
Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Rekonstruksi tersebut memperagakan 58 adegan kasus penembakan enam anggota laskar FPI di tol Jakarta - Cikampek KM 50 pada Senin (7/12/2020) di empat titik kejadian perkara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Habib Rizieq Shihab (HRS) masih menjadi newsmaker dalam beberapa hari terakhir. Ditahannya HRS dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, membuat sejumlah tokoh mengajukan diri sebagai penjamin. Kabar itu pun mendapat tanggapan dari mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono. Menurut Hendropriyono, ditahannya Rizieq dan Abubakar Baasyir (ABB) dimanfaatkan oleh sejumlah politikus.

Berita tanggapan Hendropriyono pun menempati posisi pertama berita paling banyak dibaca di Republika.co.id pada Senin, 14 Desember 2020. Selain berita Hendropriyono, ada juga empat berita menarik yang masuk dalam jajaran populer selama 24 jam terakhir, termasuk berita rekonstruksi insiden KM 50 Tol Jakarta-Cikampek yang menewaskan enam Laskar FPI.

Berikut daftar top 5 news di Republika.co.id, Senin (14/12):

1. Hendropriyono Komentari Politikus Penjamin Rizieq Shihab

 

JAKARTA --  Usai ditahannya pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, tiga pentolan partai politik langsung menyatakan diri sebagai penjamin penangguhan penahanannya. Pertama adalah Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboebakar Alhabsy.

Aboe mengaku sangat menyayangkan ditahannya Rizieq oleh Polda Metro Jaya. Ia membandingkan dengan kerumunan massa selama tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang tak satupun diproses pidana.

 Ulama Indonesia dan pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab, tengah, melambai pada wartawan setibanya di Mabes Polri di Jakarta, Indonesia. Sabtu, 12 Desember 2020.

"Satgas Covid-19 mencatat adanya 178.039 tidak ada satupun yang diproses pidana, bisa jadi Rizieq Shihab adalah orang pertama yang ditahan lantaran protokol kesehatan," ujar Aboe lewat keterangan tertulisnya, Ahad (13/12).

Merujuk Pasal 31 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), ia mengaku siap menjadi penjamin penangguhan penahanan Rizieq Shihab. Meski begitu ia tetap menghormati proses hukum yang ada, karena pentolan FPI itu sendiri beritikad baik dengan mendatangi Polda Metro Jaya.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Selamat Natal Otomatis Jadi Kafir? Ini Jawaban Prof Quraish

JAKARTA – Setiap tahun pada 25 Desember, umat Kristiani merayakan hari kelahiran Yesus Kristus. Sebagai masyarakat Indonesia yang hidup berdampingan dengan agama lain, seorang Muslim ingin mengucapkan selamat natal kepada teman atau saudaranya. Namun, apakah hal itu diperbolehkan dalam ajaran agama Islam?

Pendiri Pusat Studi Alquran, Prof Quraish Shihab, menjelaskan dalam bukunya, Islam yang Saya Pahami, beberapa orang melarang mengucapkan selamat natal dan mereka yang mengucapkannya kerap dinilai kafir. 

Ada pula pihak yang membolehkannya karena menilai dapat menjalin hubungan harmonis antar umat beragama. Mereka yang melarang pengucapan selamat natal beralasan ucapan selamat mengandung arti pengakuan Isa AS adalah anak Tuhan sekaligus membenarkan kepercayaan Trinitas.

Baca berita selengkapnya di sini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement