Jumat 02 Oct 2020 17:47 WIB

Pasien OTG Diimbau Agar Tidak Isolasi Mandiri di Rumah

Sesuai dengan penelitian terbaru, tingkat infeksi penyebaran di rumah cukup berisiko.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Hiru Muhammad
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau fasilitas Labkesda Kota Depok, Cimanggis, Jawa Barat, Jumat (2/10). Dalam sehari Labkesda tersebut mampu menerima 250 spesimen tes usap PCR yang berasal dari puskesmas dan rumah sakit di wilayah Depok.Prayogi/Republika
Foto: Prayogi/Republika
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau fasilitas Labkesda Kota Depok, Cimanggis, Jawa Barat, Jumat (2/10). Dalam sehari Labkesda tersebut mampu menerima 250 spesimen tes usap PCR yang berasal dari puskesmas dan rumah sakit di wilayah Depok.Prayogi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Gubernur Jawa Barar (Jabar), Ridwan Kamil didampingi Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi melakukan kunjungan ke ruang isolasi di rumah sakit (RS) Citra Medika, Cilodong, Kota Depok, Jumat (2/10). Kunjungan tersebut dalam rangka kegiatan kerja Gubernur Jabar berkantor di Kota Depok.

Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil mengimbau pasien terkonfirmasi positif Covid-19, khususnya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) untuk tidak melakukan isolasi mandiri di rumah. 

"Sesuai dengan penelitian terbaru, tingkat infeksi penyebaran di rumah cukup berisiko. Dulu teorinya OTG langsung isolasi mandiri di rumah, penelitian membuktikan itu bahaya. Kebijakannya sekarang barangsiapa yang positif tanpa gejala dia harus isolasi mandiri tidak di rumah," ujarnya.

Dia menambahkan, terdapat tiga alternatif pilihan untuk pasien OTG melakukan isolasi mandiri. Diantaranya, rumah sakit, gedung milik pemerintah, dan hotel yang ditunjuk sebagai tempat isolasi. "Seperti di Depok ada RS Citra Medika dan Wisma Atlit Cilodong," ucapnya.

Menurut Kang Emil, mayoritas pasien Covid-19 di Kota Depok berstatus OTG. Kasus terbanyak juga disebabkan oleh klaster rumah tangga atau keluarga yang mulanya datang dari perkantoran di DKI Jakarta. Masyarakat juga diminta untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak dengan menghindari kerumunan, memakai masker, dan mencuci tangan pakai sabun guna menghentikan penyebaran Covid-19.

"Saya berharap, kehadiran saya di Kota Depok membawa energi positif untuk Pemerintah Kota Depok dalam menanggulangi penyebaran pendemi Covid-19. Salah satunya mendorong percepatan pemanfaatan Wisma Atlet Kostrad Cilodong sebagai tempat isolasi mandiri. Saya minta Pjs Wali Kota dan Kadinkes Depok untuk maksimalkan persiapan, sehingga pasien OTG di rumah bisa kita pindahkan ke Wisma Atlet Cilodong," katanya. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement