Kamis 27 Aug 2020 23:48 WIB

Pemkot Bogor Pasang 900 Unit Wifi untuk PJJ

Pemkot Bogor sudah lakukan pemetaan kebutuhan siswa untuk PJJ

Wali Kota Bogor Bima Arya (tengah) berbincang dengan guru saat sidak Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 10 Cipaku, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (24/8/2020). Sidak tersebut untuk melihat kondisi dan evaluasi PJJ yang belum berjalan maksimal seperti terbatasnya kuota dan jaringan internet yang lambat serta 30 persen siswa tidak mampu yang tidak memiliki gawai di Kota Bogor.
Foto: ANTARA/Arif Firmansyah
Wali Kota Bogor Bima Arya (tengah) berbincang dengan guru saat sidak Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 10 Cipaku, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (24/8/2020). Sidak tersebut untuk melihat kondisi dan evaluasi PJJ yang belum berjalan maksimal seperti terbatasnya kuota dan jaringan internet yang lambat serta 30 persen siswa tidak mampu yang tidak memiliki gawai di Kota Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat segera memasang wifi sebanyak 900-an unit di seluruh wilayah ini, guna membantu para pelajar setempat mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran dalam jaringan (daring/online) yang membutuhkan jaringan internet.

"Wifi untuk kebutuhan para pelajar mengikuti PJJ akan segera kami pasang di seluruh wilayah ini. Basisnya adalah di tingkat RW," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, di Bogor, Kamis (27/8).

Menurut Bima Arya, pemasangan wifi di setiap RW di Kota Bogor ini menjadi tugas dan fungsi Dinas Kominfo. "Kita harapkan bisa secepatnya terpasang, sehingga para pelajar warga Kota Bogor bisa menjadi lebih mudah mengikuti PJJ yang diterapkan pemerintah pusat," katanya.

Sebelum dilakukan pemasangan wifi, menurut dia, Dinas Pendidikan Kota Bogor melakukan pemetaan lokasi dan kebutuhan wifi berdasarkan jumlah siswa yang ada di setiap wilayah, yakni kelurahan dan RW, agar pemanfaatannya bisa optimal.

Bima menjelaskan, pemasangan wifi di tingkat RW ini teknis pemasangannya diserahkan pada masing-masing kelurahan dan setelah terpasang, nantinya ada pengawasan dari masing-masing wilayah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat, mengatakan, Pemerintah Kota segera memasang wifi untuk kebutuhan pelajar dapat lebih lancar mengikuti PJJ atau pembelajaran online yang membutuhkan koneksi internet.

Menurut Rahmat, pamasangan wifi selama empat bulan pada September hingga Desember 2020, yang kemudian dievaluasi lagi. "Dipilihnya waktu tersebut, karena kebijakan pemerintah pusat memberlakukan PJJ sampai akhir semester pertama tahun ajaran 2020/2021 yakni Desember 2020.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Rudi Mashudi, mengatakan, Pemerintah Kota menyiapkan sekitar Rp1,8 miliar untuk merealisasikan program wifi di 979 titik di tingkat RW di seluruh wilayah ini.

"Tujuannya untuk membantu para pelajar warga agar lebih lancar dalam menjalani PJJ yang membutuhkan koneksi internet," katanya. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement