Kamis 02 Jan 2020 14:55 WIB

Warga dan Petugas PPSU Bersihkan Jalanan Banjir di Benhil

Warga dan petugas PPSU mulai bersih-bersih di Benhil pada Kamis (2/1)

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Warga membersihkan perabotan rumah dari endapan lumpur pascabanjir. Ilustrasi.
Foto: Antara/Galih Pradipta
Warga membersihkan perabotan rumah dari endapan lumpur pascabanjir. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga di Gang Al-Falah IV RT.08/01 Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, bekerja bakti membersihkan jalanan yang masih terendam banjir. Hujan deras di hampir seluruh daerah ibu kota dan sekitarnya sejak awal Tahun Baru 2020 telah menyebabkan banjir di sejumlah tempat, termasuk di beberapa RT di Kelurahan Bendungan Hilir.

"Warga kerja bakti bersihin rumah dan jalanan," kata Sayid Abdullah, Ketua RT 08/01 di Kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (2/1).

Baca Juga

Selain menyebabkan ratusan warga mengungsi, banjir juga merusak perabotan dan barang-barang elektronik di rumah-rumah warga. Kholid, salah satu warga di gang tersebut, mengaku baru menyadari rumahnya terendam banjir sejak Rabu dini hari.

Banjir tersebut merusak sejumlah perabotan dan alat-alat elektronik seperti lemari piring, lemari baju, penanak nasi, dan barang-barang lainnya. "Jadi sadarnya pas air sudah masuk ke dalam rumah," katanya.

Ia dan lima anggota keluarganya yang lain mengungsi ke masjid. Tetapi saat ini sudah kembali dan sudah mulai membersihkan rumahnya setelah surut.

Kondisi banjir di RT 08 yang terdiri dari sekitar 30 KK itu saat ini sudah mulai surut, meski masih terlihat genangan setinggi sekitar 10 sentimeter di jalanan di daerah itu.

Puluhan petugas PPSU membersihkan puing-puing yang terseret banjir di Kelurahan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Salah satu petugas PPSU bernama Komar mengatakan pengangkutan puing-puing sampah sudah dilakukan sejak Rabu, saat hujan deras mengguyur Jakarta dan wilayah lain di Indonesia pada awal Tahun Baru 2020.

Komar mengatakan dia bersama 75 petugas PPSU lainnya telah mengangkut lebih dari 12 ton puing-puing dari beberapa titik pengumpulan lain di Bendungan Hilir. Puing-puing tersebut, katanya, berasal dari sejumlah perumahan warga di RW 01 hingga RW 09 di kelurahan tersebut. "Sampahnya dari RW 01 sampai 06, 07, 08, dan 09," katanya.

Selain mengangkut puing-puing dari Taman Singkarak di dekat Jalan Bendungan Hilir Raya, para petugas juga sebelumnya telah berkeliling mengangkut puing-puing di Jalan Danau Limboto, Pejompongan Baru, dan sebagian daerah Gatot Subroto yang berbatasan dengan Slipi, Petamburan, Jakarta Barat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement