Senin 30 Dec 2019 11:39 WIB

BNBP Catat 3.768 Bencana Terjadi Sepanjang 2019

Jumlah bencana pada 2019 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Rep: Mimi Kartika/ Red: Andi Nur Aminah
Plh Kapusdatin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo
Foto: Republika TV/Muhamad Rifani Wibisono
Plh Kapusdatin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan rekapitulasi kebencanaan yang terjadi di Indonesia sepanjang 2019. BNPB mencatat, secara keseluruhan sebanyak 3.768 bencana melanda di sejumlah wilayah di Tanah Air sampai 27 Desember 2019.

"Distribusinya, secara total sejak awal 2019, hingga 27 Desember 2019 total ada 3.768 bencana," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo saat memaparkan Kaleidoskop Bencana 2019 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12).

Baca Juga

Agus menuturkan, ribuan bencana itu di antaranya banjir, puting beliung, longsor, kebakaran hutan dan lahan, gempa, hingga tsunami. Ia mengatakan, jumlah bencana pada 2019 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Tetapi jumlah korban mengalami penurunan.

"Tren dari tahun ke tahun (jumlah bencana) meningkat karena bencananya banyak dan mungkin juga karena laporan BPBD makin rajin laporan," kata dia.

Agus menyebutkan, dari total kejadian tersebut, sebanyak 478 orang meninggal dunia, 109 orang hilang, 3.419 orang luka-luka, 6,1 juta orang mengungsi, dan 73.427 unit rumah rusak. "Secara keseluruhan jumlah korban ataupun kerugian materi mengalami penurunan," tutur Agus.

Ia melanjutkan, 99 persen dari total bencana itu akibat cuaca. Sedangkan sisanya merupakan bencana alam. Kendati demikian, korban paling banyak disebabkan karena bencana alam terutama gempa bumi.

"Dari 3.768 bencana terdiri dari 3.731 atau 99 persen adalah bencana hidrometeorologi, dan 37 kejadian atau satu persen adalah bencana geologi. Meski bencana geologi ini hanya terjadi 37 kejadian, namun menyebabkan dampak yang sangat besar, terutama dari gempa bumi," jelas Agus.

Kemudian, lanjut dia, bencana paling banyak terjadi di Pulau Jawa. Sementara Jawa Tengah ada 914 kejadian bencana, Jawa Barat 691 kejadian, Jawa Timur 612 kejadian, Aceh 180 kejadian bencana, dan Sulawesi Selatan 164 kejadian bencana.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement