Kamis 05 Dec 2019 20:40 WIB

4 Anak di Sumut Didiagnosis Suspect Difteri

Keempatnya merupakan satu keluarga yang terdiri atas kakak dan adik.

Imunisasi Massal Difteri. Seorang balita saat disuntik imunisasi Difteri (ilustrasi)
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Imunisasi Massal Difteri. Seorang balita saat disuntik imunisasi Difteri (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Empat orang anak asal Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatra Utara didiagnosa mengidap suspect Difteri. Keempatnya harus dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik.

Informasi dihimpun Kamis (5/12), keempat anak tersebut YS (6), RS (3), MS (2), dan juga HS (5). Keempatnya merupakan satu keluarga yang terdiri atas kakak dan adik. "Saat masuk rata-rata pasien dalam keadaan demam dan nyeri menelan," kata Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak kepada wartawan.

Baca Juga

Rosa menjelaskan, pasien yang pertama kali masuk adalah HS pada Senin (2/12) pukul 20.22 WIB. "Kondisinya saat masuk sudah mengalami penurunan kesadaran, mendengkur, sesak nafas berat, ditemukan ada bercak berwarna hitam keabuan yang mudah berdarah pada tenggorokan, serta leher membengkak," ujarnya.

Namun setelah dua hari dirawat kata Rosa, pasien HS meninggal dunia pada Rabu (4/12) pukul 04.00 WIB. Sementara itu, untuk ketiga pasien lainnya, Rosa mengatakan, masuk ke RSUP Haji Adam Malik pada Selasa (3/12). "Pasien YS masuk terlebih dahulu pada pukul 04.43 WIB, dengan kondisi tidak demam lagi, tidak nyeri menelan lagi, dan bengkak di leher sudah berkurang," jelasnya.

Kemudian pasien RS masuk pada pukul 13.06 WIB, dengan kondisi tidak demam lagi, tidak nyeri menelan lagi, dan bercak putih pada tenggorokan sudah berkurang. Lalu pasien MS pada pukul 15.28 WIB dengan kondisi tidak demam lagi, tidak nyeri menelan lagi, serta bercak putih pada tenggorokan tidak ada. "Saat ini sampel swab tenggorokan sudah diambil sesuai prosedur penanganan pasien suspect difteri. Hasilnya baru dapat diketahui dalam tujuh sampai 14 hari kedepan," jelasnya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement