Selasa 03 Dec 2019 15:54 WIB

Gojek Ajak Mitra Merchant Kurangi Penggunaan Plastik

99 persen pelanggan GoFood di Bandung tidak memesan alat makan plastik sekali pakai.

Gojek menggelar program Gojek Wirausaha (GoWir) di Hotel Moxy, Kota Bandung, Selasa (3/12).
Foto: Istimewa
Gojek menggelar program Gojek Wirausaha (GoWir) di Hotel Moxy, Kota Bandung, Selasa (3/12).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Super app Gojek menggelar program Gojek Wirausaha (GoWir) di Hotel Moxy, Kota Bandung, Selasa (3/12). Melalui kegiatan itu, Gojek mengajak mitra merchant kulinernya menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan.

GoWir kali ini diikuti oleh ratusan pebisnis kuliner di Bandung. Melalui ajang ini, mereka memeroleh pelatihan tentang upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam keseharian bisnis kulinernya.

Materi pelatihan GoWir  disampaikan oleh mitra program #GoGreener Gojek, yakni PlastikDetox. PlastikDetox menggulirkan gerakan yang membantu bisnis kecil dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Selain memberikan pemahaman dan pelatihan mengenai bisnis yang ramah lingkungan, Gojek juga mengedukasi mitra tentang fitur di GoFood yang menyediakan pilihan bagi pelanggan, untuk tidak memesan alat makan plastik.

Vice President Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek Rosel Lavina mengatakan, GoWir adalah bagian dari inisiatif #GoGreener di tingkat nasional yang diluncurkan sejak Agustus 2019. Program ini merupakan inisiatif langkah Gojek dalam memfasilitasi seluruh ekosistemnya, terutama dalam mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan.

‘’Kami menyadari pentingnya upaya pengurangan sampah plastik yang menjadi salah satu isu utama lingkungan di Indonesia saat ini,’’ ujar Rosel dalam siaran pers yang diterima Republika, Selasa (3/12). Melalui program GoWir, pihaknya memfasilitasi mitra merchant dengan pelatihan sadar lingkungan.

Sejak diluncurkan secara nasional pada  Agustus 2019, kata Rosel, program ini mendapat sambutan yang sangat positif. Di Bandung sendiri, 99 persen pelanggan GoFood memilih untuk tidak memesan alat makan plastik sekali pakai ketika memesan GoFood.

Selain menjadi upaya untuk menjaga lingkungan, pelatihan Gojek Wirausaha kali ini ditujukan agar merchant memahami dampak bisnis ramah lingkungan. Menurut laporan Google Indonesia berjudul ‘2019 Year in Search Indonesia Insights for Brands’, pelanggan Indonesia semakin peduli tentang dampak konsumsi mereka terhadap lingkungan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement