Rabu 06 Nov 2019 01:22 WIB

Etape IV, Pembalap TdS Dihadapkan dengan Lintasan Monoton

Peserta yang tersisa hanya sebanyak 86 pembalap.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Esthi Maharani
Pebalap Grospe Ismael.Jr dari Tim Go For Gold Philippines (kedua kiri), Suryadi Bambang dari PGN Road Cycling Team (kanan) dan Kurniawan dari Banyuwangi Road Cycling Community (kiri) beradu cepat saat memasuki garis finish pada etape ketiga Tour de Singkarak (TdS) 2019 di Padang Panjang, Sumatera Barat, Senin (4/11/2019).
Foto: Wahdi Septiawan/ANTARA FOTO
Pebalap Grospe Ismael.Jr dari Tim Go For Gold Philippines (kedua kiri), Suryadi Bambang dari PGN Road Cycling Team (kanan) dan Kurniawan dari Banyuwangi Road Cycling Community (kiri) beradu cepat saat memasuki garis finish pada etape ketiga Tour de Singkarak (TdS) 2019 di Padang Panjang, Sumatera Barat, Senin (4/11/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG PANJANG - Perhelatan balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2019 hari ini, Selasa (5/11) memasuki hari ke empat atau etape ke IV. Etape ini mengambil rute Kabupaten Dharmasraya-Kota Sawahunto sepanjang 205,3 kilometer. Peserta yang tersisa hanya sebanyak 86 pembalap.

Delapan pembalap yakni Jinggo Tabayoyong, Amirhossein Jamshidian Ghalehsefidi, Jetsada Janluang, James Jober, Phyuth Youen, Joshua Harris, Mahdi Rouzbahaneh dan Arri Pratama, kemungkinan besar tidak bisa  memperkuat tim masing-masing lantaran pada etape sebelumnya tidak dapat melanjutkan jalannya perlombaan. Mahdi Rouzbahaneh dan Arri Pratama yang terkena diskualifikasi.

Pada etape ke IV ini, karakteristik medan lintasan sangat berbeda jika dibandingkan dengan tiga etape sebelumnya. Tiga etape sebelumnya dari Pariaman-Batusangkar, Pasaman-Bukittinggi dan Lima Puluh Kota-Padang Panjang memiliki banyak pendakian, penurunan dan tikungan yang tajam.

Sementara etape IV dari Dharmasraya-Sawahlunto Lintasan merupakan lintasan monoton. Etape ini hanya memiliki dua titik tanjakan atau King Of Mountain (KOM) yakni berada di Kota Baru dan Kiliran Jao. Sementara untuk Sprint terdapat tiga titik. Masing-masing berada di Koto Baru, Dharmasraya dan Tanjung Gadang.

Lebih banyaknya titik Sprint ketimbang King Of Mountain pada etape ini, tak lain disebabkan karena rute ini memiliki karakteristik medan yang didominasi lintasan yang lurus. Kondisi cuaca di Dharmasraya dan Sawahlunto juga cukup panas sehingga walau didominasi lintasan lurus, energi pembalap tetap akan terkuras.

Seluruh pembalap di etape IV ini akan memulai start dari kantor Bupati Dharmasraya pukul 10.00 WIB akan melintas beberapa kawasan seperti Simpang Sikabau, Koto Baru, Polres Dharmasraya, Kiliran Jao, Sijunjung, dan MAN 1 Sijunjung, sebelum kemudian finish di Lapangan Segitiga, Kota Sawahlunto.

Hingga etape IV kemarin, pembalap berdarah Australia, Jesse Ewart yang memperkuat Team Sapura Cycling masih kokoh di puncak klasemen sementara. Ewart membukukan total catatan waktu 8 jam 42 menit 49 detik.

Perubahan pemuncak klasemen sementara bisa saja berubah mengingat Ewart saat ini ditempel ketat oleh rekan setimnya yakni Cristian Raileanu yang hanya terpaut 1 menit 9 detik dari Jesse. Disusul peringkat ketiga pembalap dari Go For Gold Philippine, Ismael Grospe Jr dengan torehan total waktu 8 jam 46 menit 16 detik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement