Jumat 18 Oct 2019 18:39 WIB

Susunan Kabinet Diharap Selesai Dua Pekan Setelah Pelantikan

Jokowi menyatakan susunan kabinet selesai setelah pelantikan.

Jokowi-Maruf
Foto: Dok Republika
Jokowi-Maruf

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-- Politikus PDIP Masinton Pasaribu, mengatakan kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin idealnya selesai dua pekan setelah pelantikan. Setidaknya ada lima kelompok yang bisa mewakili komposisi ideal kabinet Jokowi periode kedua.  

"Jadi kami harap komposisi kabinet setelah 14 hari setelah pelantikan harus (selesai) susun anggota kabinetnya," ujar Masinton dalam diskusi di Kedai Tempo, Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (18/10). 

Dia melanjutkan, dalam konteks menyusun kabinet, ada lima sumber yang bisa dijadikan komposisi. Lima sumber itu adalah parpol, profesional-fungsional, pemimpin daerah, ASN dan tokoh masyarakat.  

Kemudian, melihat tantangan pemerintahan ke depan, dari sisi ekonomi dunia sedang mengalami pelambatan. Kondisi ini tentu akan berdampak kepada ekonomi global secara keseluruhan. 

Sehingga, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin harus mampu menjawab tantangan ekonomi ini. Kedua, tantangan keamanan dan ideologi.  

Dalam aspek ideologi, ada tantangan dari kelompok kecil yang bersikap dan bertindak ekstrim. Tantangan ketiga adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nasional. 

"Menurut saya tantangan-tantangan ini harus diformulasikan dalam susunan kabinet yang dibuka dari lima pintu rekuritmen tadi. Nah dari paprol ya yang rekomendasikan kader yang sudah teruji di bidangnya. Tidak bisa dikotomikan antara parpol dan nonparpol. Yang penting integritas kerja," tambahnya. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan akan segera mengumumkan para menteri di kabinet periode keduanya setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (16/10). Pelantikan Presiden dan Wapres sendiri akan digelar pada 20 Oktober nanti.

"Ya, secepatnya setelah pelantikan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta (16/10).

Jokowi juga mengaku masih akan mempertahankan sejumlah menteri di Kabinet Kerjanya, selain juga menunjuk nama-nama baru. Namun, ia enggan menyebut nama-nama baru yang masuk kabinet nanti.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement