Sabtu 17 Aug 2019 09:38 WIB

Hadiah Uang Dodi Meriahkan Panjat Pinang di Muba

Isi momen kemerdekaan ini dengan membangun daerah lebih baik lagi.

Rep: Maman Sudiaman / Red: Agus Yulianto
Lomba panjat pinang meriahkan HUT RI.
Foto: Foto: Humas Pemkab Muba
Lomba panjat pinang meriahkan HUT RI.

REPUBLIKA.CO.ID, SEKAYU - - Tak biasanya lapangan voli di depan rumah dinas Bupati Muba ramai dipadati masyarakat, Jumat  (16/08) pukul 16.00 Wib. Ternyata di lapangan tersebut terdapat lomba bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-74 yang diselenggarakan oleh Pemkab Muba yaitu hiburan panjat pinang yang menjadi tontonan incaran masyarakat.

Ratusan masyarakat mulai anak-anak, remaja hingga dewasa dari siang hingga sore terlihat antusias menyaksikan lomba tradisional ini. Tak tanggung-tanggung Pemkab Muba menyediakan 10 batang pinang lengkap dengan hadiah menarik diantaranya berupa sepeda, tv, kipas angin, rice cooker, kompor gas, dispenser, sepeda anak-anak, blender dan berbagai peralatan rumah tangga lainnya. 

photo
Lomba panjat pinang di Kabupaten Musi Banyuasin memeriahkan HUT RI (Foto : Humas Pemkab Muba)

Aksi para peserta panjat pinang membuat penonton tertawa dan tersenyum. Suasana lomba makin ceria ketika para peserta waria unjuk kebolehan menaklukkan batang pinang yang telah dilumuri minyak pelumas sehingga sangat licin dan sulit dipanjat, akibatnya beberapa kali mereka gagal memanjat dan harus mengatur ulang posisi pemanjat.

Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan yang yang dilaksanakan ini untuk memeriahkan kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia.

"Mari kita sama-sama menghibur diri dalam kemeriahan HUT kemerdekaan RI yang ke-74 ini, selain kita (Pemerintah) bekerja membangun kabupaten tetapi kita juga memberikan unsur hiburan untuk masyarakat," tuturnya.

Sekda juga menyampaikan bahwa bupati Muba menambah hadiah uang tunai sebesar Rp 1 juta untuk peserta panjat pinang.

"Ayo kita meriahkan HUT RI yang ke-74 ini, mari kita (Pemerintah) berbaur dengan rakyat," ajaknya

Prayetno (52 tahun), warga Desa Lumpatan, saat dijumpai sedang menonton acara panjat pinang mengaku sangat terhibur mengundang daya tarik untuk disaksikan.

"Saya mulanya lewat hendak pulang, taunya ada panjat pinang mampirlah saya. Unik dan meriah karena yang manjat banyak dan pemandangannya riuh," ujarnya

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement