Jumat 09 Aug 2019 10:44 WIB

Menpar: Festival Bunga Tomohon Jadi Trending Topic

Festival Bunga Internasional Tomohon termasuk dalam karnival bunga terbaik nasional.

Ribuan warga menyaksikan parade kendaraan hias pada Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2017 di Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa (8/8).
Foto: Antara/Adwit B Pramono
Ribuan warga menyaksikan parade kendaraan hias pada Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2017 di Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa (8/8).

REPUBLIKA.CO.ID, TOMOHON -- Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya menghadiri Tomohon International Flower Festival (TIFF) di Tomohon, Sulawesi Utara, pada Kamis (8/8). Ia berharap provinsi tersebut menjadi destinasi wisata berkelas dunia.

"Syukur atas pelaksanaan TIFF dan selamat untuk Kota Tomohon, Tournament of Flower atau ToF menjadi trending topic di Indonesia," sebut Arief di Tomohon, Kamis.

Menpar mengatakan, Festival Bunga Internasional Tomohon telah ditetapkan dalam kalendar wisata nasional. Selain itu, festival itu juga masuk di kalendar internasional tahun 2020 sebagai karnival bunga terbaik nasional.

"Sulut menjadi destinasi super prioritas," ujarnya.

Sulut, menurut Menpar, terpilih sebagai "The Rising Star" dalam laju pertumbuhan dan tingkat kunjungan wisatawan di Indonesia. Pertumbuhan kunjungan wisatawan naik lima kali lipat atau sebesar 580 persen untuk Provinsi Sulut, sementara sebesar 517 persen untuk Kota Tomohon.

"Presiden berjanji meningkatkan kapasitas bandara Sam Ratulangi Manado naik tiga kali lipat," ujarnya.

Pada 15 Juli 2019 lalu, menurut Menpar, Presiden Joko Widodo telah mengundang lima gubernur untuk membahas lima destinasi super prioritas, yaitu Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Provinsi Sulut. Menpar mempersilakan Kota Tomohon mengusulkan kawasan yang luas untuk pengembangan sektor pariwisata.

"Tahun 2020 anggaran untuk menunjang kepariwisataan meningkat sangat drastis dan presiden mengharapkan semua fasilitas penunjang harus lengkap," jelasnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement