REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya Kota menggelar silaturahim dengan keluarga narapidana kasus terorisme (napiter) yang berada di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Rabu (26/6). Kegiatan itu dilakukan untuk menjaga silaturahim sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga napiter.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat koordinasi antara keluarga napiter dan pihak kepolisian. Dia juga meminta keluarga napiter untuk tak segan meminta bantuan jika ada yang diperlukan.
"Kita juga meminta kepada keluarga napiter untuk tidak menjustifikasi Polri itu menyeramkan, karena di Polri terbagi beberapa bagian dan tugas, baik itu penindakan maupun pelayanan kepada masyarakat," kata dia, Rabu (26/6).
Dia menegaskan, pihaknya siap membantu keluarga napiter dalam pembesukan keluarganya dan memfasilitasi untuk para istri napiter berekreasi sambil berlibur di masa liburan anak sekolah.
Menurut dia, polisi diperintahkan untuk perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, kepada masyarakat, termasuk para ummaha atau keluarga napiter. "Kita juga akan terus lakukan komunikasi apa yang mereka perlukan. Agar program deradikalisasi bisa terus dilakukan," kata dia.
Dalam kegiatan itu, setidaknya dihadiri oleh keluarga dari 10 napiter. Setiap keluarga juga didampingi oleh pendamping masing-masing.