Senin 24 Dec 2018 16:38 WIB

Jasa Marga Prediksi 59 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Total lalu lintas selama libur akhir tahun meningkat hingga 45 persen.

Kendaraan memadati pintu gerbang tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (22/12) malam.
Foto: Republika/Iman Firmansyah
Kendaraan memadati pintu gerbang tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (22/12) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasa Marga (Persero) memprediksi pada Senin atau H-1 Libur Natal 2018 sekitar 59.362 kendaraan masih akan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama.

"Volume kendaraan tersebut meningkat empat persen dari volume lalu lintas saat harian normal, yakni 57.053 kendaraan," kata Senior Specialist Corporate Communications Jasa Marga Irra Susiyanti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (24/12).

Sebelumnya, Jasa Marga mencatat pada Minggu (23/12) atau H-2 Hari Raya Natal 2018 terpantau masih terjadi peningkatan 44 persen kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Peningkatan jumlah kendaraan tersebut sebanyak 76.824 kendaraan, sedangkan lalu lintas saat harian normal adalah 53.220 kendaraan.

photo
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan usai keluar dari Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/6).

Dari data tersebut, distribusi lalu lintas dari GT Cikarang Utama ke Jalur Utara (via GT Palimanan dan GT Cikampek) adalah sebesar 55,2 persen. Untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (via GT Sadang dan GT Cileunyi) adalah sebesar 44,8 persen.

Dengan demikian, total lalu lintas selama tiga hari Libur Natal dan Tahun Baru (sejak 21-23 Desember 2018) adalah sebesar 248.864 kendaraan yang melintasi GT Cikarang Utama. Angka ini meningkat 45,73 persen dari lalu lintas harian normal yaitu sebesar 170.768 kendaraan.

Jasa Marga mengimbau para pemudik memastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima. Jasa Marga juga mengimbau pengemudi menjaga jarak aman kendaraan serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement