Ahad 16 Dec 2018 22:56 WIB

Debu Soputan Menyembur ke Selatan

Masyarakat masih beraktivitas normal meski hujan abu.

Rep: Ali Yusuf/ Red: Indira Rezkisari
Gunung Soputan menghembuskan awan panas di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Minggu (16/12/2018).
Foto: Antara/Adwit B Pramono
Gunung Soputan menghembuskan awan panas di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Minggu (16/12/2018).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivitas warga di radius empat km sebelah utara Gunung Soputan yang erupsi masih normal. Meski demikian pemerintah setempat meimbau warganya untuk waspada.

"Jika ada suatu kendala berlebihan terkait erupsi Gunung Soputan segera disampaikan," kata Sekretaris Desa Toure Kecamatan Tomboso Barat, Kabupaten Minahasa Jotje Wowor saat dihubungi, Ahad (16/12).

Wowor mengatakan meski Gunung Soputan terus memuntahkan debunya sejak Ahad pagi. Aktivitas warga setempat masih normal. Sehingga pemerintah setempat hanya melakukan imbauan tidak sampai membagikan masker untuk melindungi pernapasan dari banyaknya debu beterbangan.

"Ya masih hujan abu tapi biasa saja. Ada himbauan agar waspada itu saja untuk sementara waktu belum ada membagikan masker," ujarnya.

Wowor yang berada di radius empat km mengaku debu belum masuk rumahnya, karena angin mengarah Selatan ke  Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan. Sementara Wowor di Desa Toure Minahasa Utara.

"Camat dan Bupati, Babinsa sudah memantau. Bupati kami sudah ingatkan supaya semua warga waspada," katanya.

Wowor memastikan belum ada korban jiwa akibat semburan debu dari Gunung Soputan. Katanya pemerintah setempat akan kembali mendata berapa jumlah warganya yang rentan terhadap debu seperti bayi, balita, ibu hamil dan para manula untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement