Kamis 01 Feb 2018 15:37 WIB

Panglima TNI Tinjau Penanganan Penyakit di Asmat

TNI telah mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan,

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau anak-anak penderita campak dan gizi buruk di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua.
Foto: dok. Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau anak-anak penderita campak dan gizi buruk di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau secara langsung sejauh mana penanganan wabah penyakit campak dan gizi buruk warga Asmat, Papua. Kunjungan dilakukannya bersama dengan Satgas Kesehatan TNI bersama Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kepolisian dan Pemda setempat.

"Panglima TNI ingin melihat langsung dan menerima laporan dari Dansatgas Kesehatan TNI mengenai kendala dan kesulitan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lapangan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (1/2).

photo
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau anak-anak penderita campak dan gizi buruk di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua.

Kapuspen TNI menjelaskan bahwa kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama rombongan ke Timika, Papua pada Rabu (31/1) untuk melihat perkembangan secara langsung pelayanan medis kepada warga di Asmat. Menurut dia, Panglima TNI ke Kabupaten Asmat dengan menggunakan helikopter untuk meninjau langsung perkembangan hasil yang sudah dicapai oleh Satgas Kesehatan TNI. "Semoga cuaca hari ini baik sehingga kunjungan Panglima TNI dapat berjalan lancar dan aman," tuturnya.

Terkait bantuan kemanusiaan, Kapuspen TNI menyampaikan bahwa pada 26 Januari 2018, TNI telah mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan, minuman, obat-obatan, perlengkapan alat masak dan pakaian. Jumlahnya total 838 koli seberat 13.283 kg. Pengiriman dilakukan dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU.

"Pada 27 dan 30 Januari 2018, TNI bersama institusi lainnya mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan, selimut dan bahan makanan tambahan, Imukal (makanan bentuk sereal) termasuk alat peralatan dapur bagi warga Kabupaten Asmat, Papua," ungkapnya.

 

photo
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau anak-anak penderita campak dan gizi buruk di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua.

Di sisi lain, mantan Kasdam IV/Diponegoro mengatakan bahwa sampai saat ini untuk penambahan tenaga medis akan dilihat berdasarkan situasi di lapangan dan kemampuan yang ada. "Kita juga perlu mengatur rotasi bagi tenaga medis supaya mereka tidak lelah. Sehingga tenaga medis tetap ada dan kegiatan penanggulangan berjalan sampai wabah campak dan gizi buruk Kejadian Luar Biasa (KLB) di Asmat dapat teratasi," tuturnya. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement