Rabu 06 Dec 2017 12:12 WIB

Pengawasan Gili Trawangan Ditingkatkan Jelang Akhir Tahun

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Andi Nur Aminah
Pantai Gili Trawangan (ilustrasi)
Foto: Republika/Muhammad Nursyamsyi
Pantai Gili Trawangan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK UTARA -- Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah (Ditpamobvit) NTB bersama Pamswakarsa Lang-lang Gili dan pemerintah desa setempat melakukan sweeping di Gili Trawangan, Lombok Utara, menjelang perayaan Natal dan tahun baru pada Selasa (5/12) kemarin. Direktur Pengamanan Objek Vital Polda NTB AKBP Pol Gatut Kurniadin mengatakan, tim melakukan pendataan, menyisir tempat kos-kosan, bar, pantai, dan penginapan yang berada di RT 7, Dusun Gili Trawangan.

Dalam pemeriksaan ini, tim mendapatkan narkoba yang dibawa seorang berinisial SA (25) berupa satu poket ganja kering dan 40 plastik berisi mushroom. "Dia merupakan warga Kecamatan Labuapi Lombok Barat. Para pelaku langsung dibawa ke kantor dusun untuk diamankan," ujar Gatut di Gili Trawangan, Selasa (5/12).

Sementara ketika tim melakukan pemeriksaan identitas, tepatnya di depan Matahari INN Bugalow, seorang pria dengan gelagat mencurigakan diperiksa oleh aparat. Dari pemeriksaan itu, lanjut Gatut, didapati satu bungkus ganja yang disembunyikan dalam lilitan kain pantai oleh seorang pria berinisial SN (40) yang kemudian langsung diamankan ke Polsek Pemenang.

Gatut menjelaskan, sejumlah orang yang tidak memiliki identitas juga dipulangkan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Mengingat keamanan merupakan yang utama dalam perayaan Natal dan Tahun Baru nanti.

Gatut melanjutkan, proses sweeping akan terus dilakukan hingga pergantian tahun mendatang. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dalam kesepakatan rapat yang digelar oleh seluruh pihak belum lama ini. "Nantinya para pengunjung yang datang pun juga akan dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan dibagi menjadi dua bagian, yakni berada di pelabuhan dan dermaga jetty. Siapapun, termasuk wisatawan mancanegara akan diperiksa," lanjut Gatut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement