Kamis 09 Nov 2017 07:47 WIB

Gempa Karangasem Terasa Hingga Mataram

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Indira Rezkisari
Alat pendeteksi gempa
Foto: Wikipedia
Alat pendeteksi gempa

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Wilayah Kabupaten Karangasem, Bali diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis (9/11) sekitar pukul 05.54 Wita. Kepala Stasiun Geofisika Mataram mengatakan, berdasarkan hasil analisis update BMKG menunjukkan gempa bumi berkekuatan 5,0 skala richter (SR) terjadi dengan koordinat episenter pada 8,3 LS dan 115,55 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5 km arah selatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali pada kedalaman 10 km.

"Dampak gempa bumi berupa guncangan tak hanya dirasakan masyarakat di Denpasar, dan Karangasem, tetapi juga di Mataram, NTB," kata Agus di Mataram, NTB, Kamis (9/11).

Agus menambahkan, gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hal Ini sesuai dengan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempa bumi di lokasi tersebut dibangkitkan oleh aktivitas sesar mendatar (strike slip fault).

"Di daerah ini guncangan gempa bumi dirasakan oleh beberapa orang. Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami," lanjut Agus.

Menurut Agus, hingga pukul 06.39 WITA hasil monitoring BMKG menunjukkan 4 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

"Kepada warga di wilayah pesisir Bali dan Lombok diiimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Agus menambahkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement