Rabu 13 Jan 2016 17:18 WIB

Belasan Ambulans Pun Diusir Satpol PP Bekasi

Rep: C37/ Red: Ilham
Ambulans (ilustrasi)
Foto: dokrep
Ambulans (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Belasan sopir ambulans liar yang mangkal di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi kalang kabut saat puluhan petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi mendatangi tempat mereka mangkal. Kepanikan mereka muncul saat petugas mengusir mereka dari lokasi biasa parkir.

Petugas kemudian melakukan penertiban terhadap tujuh ambulans yang parkir di sana. Para sopir disuruh membawa mobil ambulans mereka pindah ke lokasi lain lantaran keberadaan mereka yang dianggap menyalahi aturan. Selain menyebabkan kemacetan di depan RSUD, mereka juga menyerobot hak pejalan kaki.

Para sopir tersebut melakukan apa yang disuruh oleh aparat. Saat ditanya awak media, mereka tidak mau banyak bicara. Salah satu sopir mobil ambulans berwarna hitam mengaku selama ini hanya bertugas membantu keluarga pasien RSUD mengantar jenazah. "Saya cuma bertugas mengantar jenazah saja," kata sopir mobil Suzuki APV tersebut.

Meski terus diberondong pertanyaan oleh awak media, sang sopir tidak mau banyak bicara. Bersama rekannya, ia membereskan keranda jenazah yang sebelumnya berada di atas trotoar, lalu dimasukkan ke dalam mobil.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, penertiban tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk mengatasi kemacetan di sana.

"Kami juga menertibkan tujuh ambulans yang berada di depan RSUD," kata Kepala Dishub Kota Bekasi, Yayan Yuliana di depan RSUD Kota Bekasi, Rabu (13/1).

Menurut Yayan, secara sekilas mobil yang ditertibkan tersebut terlihat seperti mobil ambulans yang dibekali sirine dan tandu. Namun, di dalamnya tidak memiliki fasilitas dan tenaga medis. "Kalau dilihat di dalamnya tidak ada tabung oksigen, dan peralatan medis lainnya. Cuma ada tandu. Seperti mobil jenazah saja," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement