REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengakui pelaksanaan Pilkada Serentak tahun ini dirasakan kurang gebyar. Namun, hal ini dianggapnya lumrah karena baru digelar pertama kali. Aher pun tetap optimistis tingkat partisipasi pemilih akan tetap tetap tinggi. "Partisipasi Jabar selalu lebih tinggi dari rata-rata tingkat partisipasi nasional," katanya.
Sementara menurut Kepala Biro Pengelolaan Barang Daerah Pemprov Jabar, Muhammad Arifin, tahun ini, pihaknya memberikan sebanyak 650 unit kendaraan dengan rincian 600 unit roda dua dan 50 unit roda empat untuk membantu operasional pelaksanaan Pilkada di lapangan.
(Baca Juga: Amankan Pilkada, Jabar Beri 650 Kendaraan untuk TNI/Polri).
Seluruh sepeda motor diberikan untuk Polda Jabar, Kodam III/Siliwangi, Polda Metrojaya dan Kodam Jaya. Adapun 12 kendaraan roda empat diberikan untuk Polda Jabar dan 7 unit kendaraan untuk Kodam III/Siliwangi.
Sejauh ini, Aher mengatakan, proses tahapan Pilkada di Jabar yang memasuki masa kampanye berjalan dengan cukup baik. Kondisi dan situasi dinilai masih aman dan kondusif. "Memasuki masa kampanye, situasi masih aman dan engga ada masalah," katanya.