Senin 18 May 2015 15:27 WIB

Gita Wirjawan dan Andi Arief Calon Sekjen Demokrat

Rep: Agus Raharjo/ Red: Erik Purnama Putra
Gita Wirjawan disebut calon kuat sekjen Partai Demokrat.
Foto: Republika/Aditya Pradana Putra
Gita Wirjawan disebut calon kuat sekjen Partai Demokrat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudoyono (SBY) belum mengumumkan kepengurusan periode 2015-2020. Posisi sekretaris jenderal (sekjen) menjadi posisi paling menarik perhatian. Pasalnya, selama ini posisi sekjen partai berlambang mercy tersebut dipegang oleh anak SBY sendiri, Edhie Baskoro Yudoyono (Ibas).

Peneliti Founding Fathers House (FFH) Dian Permata menilai, posisi sekjen Demokrat sebaiknya tidak diserahkan pada Ibas atau keluarga Cikeas lagi. Menurutnya, SBY harus mampu keluar dari paradigma bahwa Partai Demokrat bukan partai klan. Sebab, selama ini, citra yang terbagun adalah Demokrat merupakan partai Cikeas.

Bahkan, kata dia, ada pendapat bahwa partai Demokrat adalah SBY fans club. Jadi, dalam pilihan politik yang diambil nanti, SBY dapat menggeser citra partai demokrat kalau menunjuk sekjend selain Ibas atau keluarga Cikeas. Bahkan, kalau perlu, imbuh dia, SBY harus berani memilih orang-orang baru di luar faksionalisasi di Demokrat.

"Sebagai contoh Gita Wirjawan (mantan Menteri Perdagangan) atau Andi Arief (mantan staf khusus SBY saat jadi Presiden)," kata Dian Permata kepada Republika, Senin (18/5).

Menurut Dian, Ibas sebaiknya tidak diberi posisi apapun di Demokrat. Sebab, Ibas harus memerkaya pengalamannya di DPR. Jabatan sebagai ketua fraksi Demokrat di DPR RI akan memerkuat pengetahuan politik dan lobi serta hal-hal tentang ke-DPR-an.

"Jadi Ibas tidak usah dulu di kepengurusan Demokrat," kata Dian.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement