REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Anggota DPR RI H Zulfan Lidan mengatakan revolusi mental yang diusung Presiden RI Joko Widodo harus diimplementasikan. Sehingga bukan hanya sekadar pidato politik semata.
"Revolusi mental bukan jargon dan bukan pula sekadar 'lips service' semata. Tapi, harus diimplementasikan secara menyeluruh," katanya di Banda Aceh, Jumat (16/5).
Ia berkata, revolusi mental merupakan perubahan perilaku, yang selama ini kurang baik menjadi lebih baik. Revolusi mental ini tujuannya untuk mengubah perilaku bangsa agar lebih baik lagi.
"Revolusi mental ini tidak hanya dilakukan individu masyarakat, tetapi juga menyeluruh kepada unsur legislatif, eksekutif, legislatif," kata anggota DPR asal daerah pemilihan Aceh tersebut.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Nasdem itu menambahkan, revolusi mental bukanlah bersifat golongan atau kelompok. Tapi, revolusi mental bersifat individu atau perseorangan.
Karenanya, sebut dia, revolusi mental ini dimulai dari diri sendiri. Dari diri sendiri inilah akan menjadi teladan bagi yang lainnya. Dan dari revolusi mental ini pula lahirlah perubahan.
"Revolusi mental ini bagaimana mengubah perilaku seseorang yang selama ini tidak baik, menjadi lebih baiknya, sehingga orang di sekitarnya mencontoh apa yang dilakukannya," kata Zulfan Lidan.