Selasa 12 May 2015 16:48 WIB

Harga Gas Melon di DIY Capai Rp 25 Ribu

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Yudha Manggala P Putra
Gas ukuran 3 kg alias gas melon.
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Gas ukuran 3 kg alias gas melon.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Maman, warga Dusun Wintaos, Kelurahan Girimulyo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul mengaku kaget harga gas melon (elpiji tiga kilogram) sudah mencapai Rp 25 ribu per tabung.

"Ayah saya kemarin (red. Senin, 11/4) membelinya di warung Dusun Legundi Girimulyo yang jaraknya sekitar satu kilometer dari rumah. Seminggu lalu persediaan gas melon di warung tersebut kosong, sehingga harus membeli ke pangkalan di Panggang kota (Kelurahan  Giriharjo) yang harganya Rp 19 ribu per tabung,’’ ungkap Maman pada Republika, Selasa (12/5).

Sementara itu salah seorang pengecer gas melon sebut saja Dewi (nama samaran) yang biasa mengambil di Pangkalan Mejing, Gamping Sleman mengaku menjual gas melon kalau sampai mengantar ke rumah konsumen seharga Rp 22  ribu per tabung sedangkan kalau konsumen mengambil sendiri sebesar Rp 21 ribu per tabung.    

Dia  hanya mendapat jatah sedikit dari Pangkalan. "Saya hanya dapat lima tabung dengan harga Rp 15.500 ribu. Padahal biasanya banyak sekitar 20-30 tabung," kata dia. 

Menurut informasi dari Pangkalan,  jatah mereka dikurangi. Sementara konsumen banyak yang minta diantar gas melon.

"Sehingga saya harus cari kemana-mana. Saya mendapatkan gas melon di daerah Dukuh tetapi harus membeli seharga Rp 20 ribu per tabung. Terpaksa ya saya beli. Saya tidak tahu apakah itu pangkalan atau pengecer. Dia mempunyai tabung gas ratusan buah sekitar 500 buah,’’ kata Dewi.

Menurutnya meski naik, harga Rp 22 ribu per tabung itu  termasuk termurah. Teman-teman di tempat lain, seperti di Sedayu, Sleman menjual gas melon dengan harga lebih tinggi yakni Rp 23 ribu per tabung, tuturnya.

Marketing Branch Manager Pertamina DIY-Surakarta Freddy Anwar mengatakan akan melakukan cek di lapangan. ‘’Apabila ada agen dan pangkalan yang nakal kami beri sanksi yang tegas,’’ kata dia  pada Republika, Selasa (12/5).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement