Ahad 28 Dec 2014 18:56 WIB

Inggris Selidiki Warganya yang Jadi Penumpang Air Asia yang Hilang

Rep: c84/ Red: Bilal Ramadhan
An AirAsia sign is pictured at a check-in counter at Changi Airport in Singapore December 28, 2014.
Foto: Reiters/Edgar Su
An AirAsia sign is pictured at a check-in counter at Changi Airport in Singapore December 28, 2014.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON-- Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan sedang menyelidiki lebih lanjut apakah ada seorang warganya yang berada di Pesawat Air Asia QZ 8501 yang hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya ke Singapura, Ahad (28/12).

"Pikiran kami terkait dengan dengan keluarga para penumpang karena mereka menunggu kabar selanjutnya," ujar Juru Bicara Kemenlu Inggris.

Pernyataan ini dikemukakan Juru Bicara Kemenlu Inggris setelah mendengar pernyataan pejabat dari Bandara Juanda, Trikora Raharjo, yang mengatakan kepada AP, ada satu orang warga Inggris yang berada dalam pesawat tersebut, seperti dilansir Yorkshire Post.

Pernyataan tersebut berbeda dengan Air Asia yang telah mengumumkan daftar kebangsaan penumpang pesawat tersebut dimana sebagian besar penumpang merupakan warga negara Indonesia. Terdapat juga masing-masing satu orang warga Singapura, Malaysia dan Perancis, serta tiga orang warga Korea Selatan.

Air Asia mengatakan dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook resminya: "Pada saat ini, pencarian dan operasi penyelamatan sedang dilakukan di bawah bimbingan Otoritas Penerbangan Sipil Indonesia (CAA). Air Asia Indonesia juga mengatakan akan membantu penyelidikan dalam setiap cara yang memungkinkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement