REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-- Konflik internal di Partai Golkar terus memanas dengan adanya pendaftaran dua kubu Golkar ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) beberapa waktu lalu. Ketua Umum Golkar versi Munas Bali, Aburizal 'Ical' Bakrie pun memaparkan kekisruhan di Golkar.
"Sy optimis hasil Munas Bali ini akan disahkan oleh Kemenkumham karena legal standing-nya jelas," kata Ical melalui akun Twitter @aburizalbakrie. Dalam profil akun Twitter tersebut, juga mencantumkan situs pribadinya di www.arb2014.com.
Ical melanjutkan keyakinannya Golkar Munas Bali akan disahkan Kemenkumham, selain sesuai AD/ART, Munas Bali juga dihadiri seluruh Ketua dan Sekretaris DPD I dan II. Sementara tandingannya yaitu Golkar Munas Ancol sepi peserta.
Menurutnya Munas di Bali adalah Keputusan Rapimnas di Yogyakarta di mana mereka yang belakangan menolak, saat Rapimnas itu juga hadir dan setuju. Tuduhan bahwa Munas Bali tidak demokratis karena calonnya tunggal, lanjutnya, tidak berdasar karena semua berkesempatan maju atau mencalonkan diri.
"Justru beberapa calon memilih tidak hadir dan mengundurkan diri. Pendapat DPD/pemilik suara jg disampaikan secara transparan," ujarnya.
Kepada mereka yang tidak setuju Munas Bali dan membuat kelompok inkonstitusional, ia mengatakan juga selalu memberikan tawaran damai atau islah. Syarat islah yang diajukan, ia mengklaim, sesuai aturan yang ada yaitu presidium yang inkonstitusional dibubarkan dan Munas Bali yang sesuai aturan jalan terus.
Bahkan Akbar Tandjung juga menemui mereka yang menolak Munas Bali dan ia memberikan lagi solusi yaitu Munas di Bali tetap jalan tapi hanya bahas soal AD/ART, sikap politik dan lain-lain. Sementara pemilihan ketua umum diundur bulan Oktober 2015, sesuai Munas sebelumnya di Riau.
"Tp mereka tetap menolak. Tdk mau datang dan buat Munas tandingan.Kita sdh tawarkan damai,tp mereka menolak. Jd siapa yg ingin pecah?" tanyanya.
Ia juga membantah jika ia tidak mendukung kader-kader muda Golkar. Ia mengklaim dalam kepengurusan hasil Munas di Bali adalah 70 persen merupakan anak muda. "Saat pencalegan, sy jg kasih 70% caleg muda," jelasnya.